Direktur Eksekutif Lima Ray Rangkuti. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Direktur Eksekutif Lima Ray Rangkuti. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Tema Debat Capres-cawapres Dikritisi

Pemilu debat capres cawapres
Ilham Pratama Putra • 31 Desember 2018 06:23
Jakarta: Debat pertama calon presiden dan  calon wakil presiden digelar pada 17 Januari 2019. Namun, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengkritisi tema hukum, hak asasi manusia (HAM), dan terorisme, yang menjadi tema debat pertama. 

"Tema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme oke. Tapi kita punya problem besar yang saat ini tengah kita hadapi bersama," kata Ray di Kantin Kendal, Jakarta Pusat, Minggu, 30 Desember 2018.

Baca: Daftar Panelis Debat Perdana Pilpres 2019

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ray mengatakan isu agama dan negara seharusnya juga dibahas dalam debat capres dan cawapres. Kata dia, pandangan capres dan cawapres tentang hubungan agama dan negara tak boleh luput dalam debat. "Bagaimana dengan hubungan agama dan negara? Di mana posisi pancasila saat kita menyikapi tegangnya sikap keagamaan dengan kenegaraan. Ini problem terbesar kita saat ini," kata Ray.

Ray ingin mengetahui sikap capres maupun cawapres dalam paham kenegaraan mereka saat ini. Karena menurutnya paham kenegaraan saat ini telah beriringan dengan nilai keagamaan. Hal itu dinilai mampu memecah masyarakat.

"Sejalan dengan pertempuran yang mereka jalankan sekarang. Pun di masyarakat sudah tercampur aduk antara paham kenegaraan dengan keagamaan. Ini yang harus mereka selesaikan juga di masyarakat," pungkas Ray.

Baca: Kubu Prabowo Siap Berdebat soal Pelanggaran HAM
 


(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi