Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto:Antara/Dhemas Reviyanto)
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto:Antara/Dhemas Reviyanto)

Ketua DPR Minta Sistem Pemilu Serentak Ditinjau Ulang

Pemilu berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 15 Mei 2019 19:05
Jakarta: Berbagai tahapan Pemilu Serentak 2019 sudah dilaksanakan. Namun, sejumlah temuan usai pemilu dinilai menodai citra pesta demokrasi tahun ini.
 
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengusulkan agar sistem pemilu serentak ditinjau ulang. Menurutnya, penggabungan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) menimbulkan beban kerja cukup berat bagi semua pihak yang terlibat.
 
"Bukan hanya bagi petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), melainkan juga bagi kandidat maupun partai politik," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak hanya peserta dan penyelenggara, politikus Golkar itu juga melihat efek Pemilu 2019 berdampak terhadap kehidupan sosial masyarakat dalam hal menyikapi hasil pilpres.
 
"Oleh karena itu sedang ditinjau ulang untuk memisahkan kembali antara pileg dan pilpres,” ucapnya.
 
Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga menyarankan agar pemilu menerapkan teknologi melalui sistem e-voting. Usulan itu perlu dipertimbangkan untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang modern.
 
Selain itu, Bamsoet juga ingin agar sistem rekrutmen petugas KPPS dievaluasi. Dia ingin agar sistem rekrutmen diperketat.
 
"Sebab temuan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) menyatakan mayoritas petugas KPPS yang meninggal memiliki salah satu riwayat dari 13 penyakit kronis di Indonesia. Ada juga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Bamsoet.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif