Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Pidana di Videotron Jokowi

Faisal Abdalla 26 Oktober 2018 14:06 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Pidana di Videotron Jokowi
Anggota Bawaslu DKI, Puadi. Foto: Medcom.id/Faisal
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak menemukan pelanggaran dalam kasus videotron yang menayangkan pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma`ruf. Bawaslu DKI pun menyimpulkan tak ada unsur penggunaan fasilitas negara.
 
Anggota Bawaslu DKI Puadi telah menguji temuan itu dengan menerapkan Pasal 280 ayat (1) huruf H Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan umum. Bawaslu berpendapat dalam perkara ini tak ada unsur pidana yang dilanggar oleh paslon 01.
 
"Kami tanya pada saat itu kepada Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informasi), ternyata videotron yang dilaporkan itu bukan milik pemerintah, tapi milik swasta. Jadi, dugaan pidananya tidak ada. Kami tidak mungkin menelusuri bagian tindak pidana karena ini adalah penanganan pelanggaran administrasi," kata Puadi di Gedung Bawaslu DKI Jakarta, Jalan Danau Agung, Sunter, Jakarta Utara, Jumat, 26 Oktober 2018.
 
Puadi juga mengatakan menolak sebagian petitum pelapor yang meminta pasangan nomor urut 01 meminta maaf kepada pasangan nomor urut 02. Alasannya, dalam fakta persidangan, tidak bisa dibuktikan bahwa iklan dalam videotron tersebut dipasang sendiri oleh paslon 01.
 
"Majelis menolak permintaan agar pasangan calon nomor urut 1 meminta maaf secara tertulis kepada pasangan calon nomor 02. Ditolak karena tidak bisa dibuktikan dalam fakta persidangan," tegasnya.

Baca: Timses Bantah Memasang Videotron Jokowi-Ma'ruf


Pelapor pelanggaran administratif kampanye videotron, Syahroni, mengapresiasi putusan Bawaslu DKI Jakarta. Namun, dia mengaku tak semua gugatannya dikabulkan Bawaslu DKI.
 
Syahroni mengatakan dugaan pelanggaran tersebut lantaran dalam videotron kampanye Jokowi-Ma'ruf juga ditayangkan iklan penyelenggaraan Asian Para Games. Dia berpendapat hal tersebut termasuk penggunaan fasilitas negara dan meminta Bawaslu RI menelusuri lebih jauh.





(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id