KPU. Foto: MI/Ramdani.
KPU. Foto: MI/Ramdani.

KPU Siap 'Bergelut' dengan Prabowo di MK

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 21 Mei 2019 16:13
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung melakukan rapat koordinasi untuk melawan gugatan pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU siap 'bergelut' dengan Prabowo di MK.
 
"Harus siap dong (di MK), KPU harus siap menyajikan data-datanya berdasarkan apa yang sudah dikerjakan jajaran KPU sampai dengan dini hari tadi," kata Komisioner KPU Viryan Aziz di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 21 Mei 2019.
 
Viryan belum bisa membeberkan nama yang akan mewakili KPU untuk melawan Prabowo di MK nanti. Saat ini, nama yang akan mewakili KPU sedang dirapatkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Viryan menegaskan pihaknya sudah bekerja secara profesional dalam menjalankan Pemilu 2019 secara berjenjang. Dia meyakini proses pemilu sudah berjalan dengan jujur dan adil.
 
"Penetapan hasil pemilu pukul 01.46 WIB bukanlah sesuatu yang sifatnya terburu-buru atau sesuatu yang dipaksakan. Namun, itu proses yg berjalan secara alamiah dan kegiatan tersebut secara berjenjang," tegas Viryan.
 
Kendati demikian, KPU tetap menghargai keputusan kubu Prabowo-Sandi yang akan menggugat ke MK. Hal itu, kata Viryan, memang sudah hak semua orang dan tidak boleh mendapatkan larangan.
 
"KPU menghormati sikap yang ditempuh Pak Prabowo, dan kita sama-sama tahu sikap beliau adalah negarawan dan kita mengapresiasi tentunya apa yang dilakukan oleh KPU," pungkas dia.
 
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak menandatangani hasil rekapitulasi suara yang sudah dirampungkan KPU. Prabowo emoh meneken dengan alasan pemilu 2019 penuh dengan kecurangan.
 
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memutuskan bakal melayangkan sengketa hasil pemilihan presiden ke MK. Keputusan itu diambil setelah BPN menggelar rapat tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
 
Baca: PAN Mengakui Kemenangan Jokowi-Ma'ruf
 
"Rapat hari ini memutuskan paslon (pasangan calon) 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad usai rapat di kediaman Prabowo, Jakarta.
 
BPN akan menyiapkan materi-materi gugatan dalam beberapa hari ke depan. Gugatan itu selambat-lambatnya akan dilayangkan tiga hari setelah penetapan pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
 
"Kita melihat ada pertimbangan-pertimbangan, kemudian ada hal-hal sangat krusial terutama mengenai penghitungan yang sangat signifikan yang bisa dibawa ke MK," ujar Dasco.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif