Ilustrasi--Medcom.id
Ilustrasi--Medcom.id

Isu Korupsi dan Terorisme Dinilai 'Seksi'

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 24 Desember 2018 12:08
Jakarta: Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mengatakan dua isu debat pertama Pilpres 2019 cukup menarik untuk diikuti. Kedua isu itu yakni mengenai korupsi dan terorisme.
 
"Karena isu korupsi dan terorisme jadi tema sentral, tema yang dibuat KPU (Komisi Pemilihan Umum) ada tema yang prioritas, ada tidak terlampau prioritas. Bagaimana dua pasang kandidat memainkan dua isu yang cukup seksi ini nanti," ujar Adi saat dihubungi Medcom.id, Senin, 24 Desember 2018.
 
Mengenai isu korupsi, kata Adi, belakangan cukup masif. Kasus yang menjerat para pelaku korupsi tak hanya di level pusat, melainkan juga terjadi pada tingkat kepala daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini jadi lampu kuning untuk sebenarnya untuk pemberantasan korupsi. Untuk itu kenapa ini menjadi penting dengan menyegerakan korupsi ini dalam debat kandidat," ujar Adi.
 
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini menyatakan, dengan dibukanya isu korupsi pada debat pertama, maka publik akan melihat sejauh mana komitmen kedua pasang kandidat capres-cawapres ini memberantas korupsi.
 
"Salah satu yang merusak negara ini korupsi. Negara miskin, hancur karena faktor korupsi jadi wajar jadi isu penting," tegas Adi.
 
Beririsan dengan radikalisme
 
Isu terorisme juga menjadi penting, mengingat hal ini beririsan langsung dengan paham radikal. Adi mengatakan, bibit-bibit teroris itu muncul dari radikalisme.
 
"Kita ingat terorisme itu berakar dari pandangan radikal yang memperbolehkan cara kekerasan bom bunuh diri sebagai upaya untuk penegakan kebenaran yang mereka yakini. Ini fatal," jelas dia.

Kedua pasang capres-cawapres diharapkan bisa menelurkan program untuk mencegah pemikiran kekerasan. Agar, paham radikal itu tidak muncul dan tumbuh berkembang.
 
"Perlu langkah-langkag antisipasi ya bagaimana pemikiran radikalisme itu tidak tumbuh dan berkembang dalam negara kita. Di sini beda pilihan politik dikit saja gaduh, repot kan itu kan pikiran yang sebenarnya potensial membuat seseorang itu melakukan tindakan anarkistis," tutur Adi.
 
KPU telah memutuskan pengelompokan tema debat pasangan capres-cawapres 2019. Keputusan itu telah disepakati KPU bersama tim kampanye paslon capres-cawapres nomor urut 01 dan 02.
 
Pada debat pertama yang digelar 17 Januari 2019, KPU akan mengangkat isu Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Korupsi dan Terorisme.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif