Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

TKN Usul Surat Suara Pilpres Jadi Prioritas Perhitungan

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 08 Januari 2019 14:09
Jakarta: Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengusulkan surat suara pemilihan presiden (pilpres) dihitung lebih dulu daripada surat suara pemilihan anggota legislator. Sebab, hasil pilpres sangat ditunggu masyarakat.
 
"Kalau kita lihat antusiasme warga tentu saja saya mengharapkan pilpres terlebih dahulu. Kemudian baru DPR, DPD, DPRD provinsi, lalu DPRD kabupaten/kota," kata Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januari 2019.
 
Namun, kata Hasto, kubu Jokowi-Ma'ruf mengikuti apa pun keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait penghitungan surat suara. Sebab, pilpres dan pileg kali ini dilakukan secara serentak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hanya kalau melihat dari antusiasme masyarakat, mereka ingin terlebih dahulu presiden dan wakil presidennya dihitung terlebih dahulu," ujarnya.
 
Baca: Surat Suara Pilpres Dihitung Lebih Dulu
 
Hasto mengaku tim pemenangan belum mengajukan secara resmi agar surat suara Pilpres menjadi priritas perhitungan saat hari pencoblosan nanti. Tim kampanye Jokowi-Ma'ruf menunggu kebijakan resmi KPU.
 
"Kami ikut KPU, dan KPU kan modelnya mengambil keputusan. KPU itu kan mengajak dialog (timses) yang juga direpresentasikan oleh LO (Liaison Officer)," beber Sekjen PDI Perjuangan itu.
 
Pemilihan pilpres dan pileg akan digelar serentak 17 April 2019. Nanti, pemilih akan dihadapkan pada lima kertas surat suara. Rencananya, KPU akan mencetak 939.879.651 surat suara untuk kepentingan Pemilu 2019.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif