Indonesia Dinilai Alami Tsunami Hoaks
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. MI/Pius Erlangga.
Jakarta: Calon Wakil Presiden Ma'aruf Amin menyebut Indonesia tengah menghadapi 'tsunami' berita bohong atau hoaks. Berita bohong diproduksi dan disebarkan di media sosial. 

Ironisnya, banyak masyarakat yang menjadi korban berita bohong. Mereka percaya dan turut menyebarkan ulang berita tersebut.


"Zaman 4.0 adalah zaman menjungkirbalikkan keadaan. Kita perlu mengendalikan ini agar tidak menimbulkan tsunami hoax," kata Ma'ruf di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Minggu, 25 November 2018.

Menurutnya, gelombang tsunami ini bisa membahayakan Indonesia. Ia khawatir persatuan dan kerukunan Tanah Air hancur karena berita bohong.

"Ini bisa menjadi (pengaruh) ke politik, ekonomi, dan teknologi," imbuh calon wapres nomor urut 01 ini.

Pasangan Joko Widodo ini meminta masyarakat mengawasi informasi yang tidak benar. Dia juga meminta warga mengawal nilai-nilai Pancasila.

"Oleh karena itu, kita harus menjaga dan mengawal nilai yang sudah kita bangun terutama nilai Pancasila dan UUD 1945. Ini harus diperkuat. Karena dari hal itu NKRI lahir," pungkas dia. 



(DRI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id