Ilustrasi. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
Ilustrasi. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Capres Diminta Menghormati KPU

Pemilu pemilu serentak 2019
24 April 2019 15:28
Jakarta:Calon presiden diminta menghormati Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan tidak melakukan perayaan kemenangan. Sebab, proses penghitungan suara masih berlangsung dan akan diumumkan pada 22 Mei 2019.
 
Pengamat hukum, politik dan keamanan, Dewinta Pringgodani mengatakan perayaan klaim kemenangan akan menimbulkan potensi ketegangan.
 
"Ini sikap normatif para calon dalam merespons hasil pemilihan, namun jangan sampai membakar emosi pendukung," kata Dewinta, Rabu 24 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul atas Prabowo-Sandi. Berdasarkan pengalaman, hasil hitung cepat tidak jauh berbeda dengan hasil KPU.
 
"Hitung cepat merupakan indikator dari penghitungan secara keseluruhan suara rakyat. Suara itu diambil menggunakan teknik sampling dari real count perolehan suara di TPS. Oleh karena itu, quick count yang dirilis berbagai lembaga survei biasanya dijadikan acuan untuk menyimpulkan keunggulan," kata Dewinta.
 
Dewinta meminta masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil penghitungan suara pemilu oleh KPU.
 
"Pendukung jangan melakukan aksi provokasi yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat dan hormati proses finalisasi yang sedang dilakukan KPU," kata Dewinta.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif