Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Studio Grand Metro TV. Foto: Medcom.id/Don Juven Martua Sitompul
Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Studio Grand Metro TV. Foto: Medcom.id/Don Juven Martua Sitompul

Bawaslu Ingin Revisi Aturan Akuntabilitas Dana Kampanye

Pemilu
Juven Martua Sitompul • 24 September 2019 05:33
Jakarta: Ketua Bawasl RI Abhan menilai masih ada beberapa poin aturan yang harus direvisi sebelum Pilkada serentak 2020 digelar. Salah satunya, aturan soal akuntabilitas dana kampanye.
 
Dia menyebut Undang-Undang yang berlaku sekarang hanya mengatur kewajiban kepatuhan normatif. Artinya, tidak diatur kebenaran material dari pelaporan tersebut.
 
“Survei KPK, mayoritas hanya soal azas kepatuhan saja yang dipenuhi tapi materialnya enggak terpenuhi. Publik melihat dana kampanyenya besar, tapi kok kecil. Jadi ini harus direvisi,” kata Abhan dalam acara ‘Kick Off Pemilihan Serentak 2020’ di Studio Grand Metro TV, Jakarta, Senin, 23 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan pihaknya terus memastikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada. KPU bahkan tengah menunggu penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari 270 daerah yang ikut kontestasi pemilihan pucuk pimpinan daerah tersebut.
 
Hingga saat ini, kata dia, baru 12 daerah yang menandatangani NPHD tersebut. Arief mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas persoalan tersebut.
 
“Tadi pagi saya sampaikan ke Mendagri, dan beliau mengatakan terus berkoordinasi dengan Pemda,” kata dia.
 
Selain NPHD, KPU juga tengah mempersiapkan personil penyelenggara Pilkada serentak. Menurutnya, personil yang sudah siap baru pada tingkat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.
 
“Bulan Desember kita akan mulai proses rekruitmen, Januari kita harap sudah dapat penyelenggara adhoc, nanti kita lihat logistiknya, kalau logistiknya siap, anggarannya ada, orangnya siap berarti sudah siap tinggal nanti faktor pendukung, dukungan dari pemda dan keamanan polisi,” pungkas dia.

 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif