Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra--Medcom.id
Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra--Medcom.id

Yusril Dianggap Tak Langkahi Divisi Hukum TKN-KIK

Pemilu Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 06 November 2018 12:45
Jakarta: Posisi Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra di kubu Joko Widodo-Ma'ruf, dipastikan tak tumpang tindih atau melangkahi divisi hukum Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK). Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni menyebut, kehadiran Yusril tak menggantikan fungsi divisi hukum.

"Beliau malah akan bersinergi dengan divisi hukum," kata Antoni saat dihubungi, Selasa, 6 November 2018.

Menurutnya, pengetahuan Yusril di bidang hukum tak akan bertabrakan dengan advokasi di TKN. Sebaliknya, banyak penguatan yang akan diberikan Ketua Umum PBB itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Baca: Yusril akan Mengawal Bidang Hukum Jokowi-Ma'ruf Pun demikian, Antoni mengaku belum bisa membeberkan detail peran Yusril. Sejauh ini, pinangan Ketua Umum TKN-KIK Erick Thohir, agar Yusril menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf.

Pun demikian, ia meyakini ada campur tangan Yusril untuk menguatkan aspek hukum TKN-KIK. "Saya pikir segala sesuatu terkait dengan hukum bisa mendapatkan saran dan masukan dari Pak Yusril," sebutnya.

Seperti diketahui, Yusril sebelumnya memberi penjelasan tentang posisinya di kubu Jokowi-Ma'ruf. Ia menegaskan berada di luar komponen TKN-KIK sebagai lembaga pemenangan. Artinya, Yusril tak akan menjadi tim sukses dari paslon nomor urut 01. "Saya adalah professional lawyer yang berada di luar struktur," kata Yusril.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi