Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Foto: MI/Pius Erlangga.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Foto: MI/Pius Erlangga.

Survei: Elektabilitas NasDem Masuk 5 Besar

Pemilu partai nasdem pemilu serentak 2019
Media Indonesia • 16 Januari 2019 19:10
Jakarta: Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei temuannya terkait elektabilitas partai politik peserta pemilu 2019 pada kurun waktu 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019. Dari data tersebut, Partai NasDem masuk dalam lima besar parpol yang memiliki tingkat elektabilitas di atas ambang batas parliamentary threshold (ambang batas parlemen).
 
Direktur Riset Charta Politika Muslimin mengatakan, elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) tertinggi dengan perolehan 25,2 persen. Disusul Gerindra 15,2%, Golkar 9%,PKB 8,1%, NasDem 5,3%. Sementara Demokrat 4,5%, PPP 4,3%, dan PKS 4,2%.
 
"Gerindra karena faktor prabowo.PDIP karena tertarik program dan karena mengusung Jokowi dan Ma'ruf Amin. Nasdem karena adanya figur Surya Paloh dan program baru yang diminati," ujar Muslimin di kantor Charta Politika, Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari data tersebut pun tercatat adanya peningkatan elektabilitas Partai NasDem jika dibandingkan periode April 2018. Dari 3,6 persen pada April 2018 menjadi 5,3 persen pada Desember 2018.
 
Dirinya menuturkan jika mengacu pada catatan tersebut, hanya ada delapan parpol yang memiliki tingkat peluang besar untuk lolos dalam ambang batas parlemen. Parpol lama punya kecenderungan memiliki pemilih loyal, sementara figur ketum parpol membuat elektabilitas parpol lainnya aman untuk lolos.
 
"Ini menggambarkan bahwa parpol lama cenderung punya pemilih loyal, seperti PDIP, Golkar, PPP, dan PAN, mereka punya massa yang cukup loyal, faktor figur ketum pengaruh ke pilihan partai," beber dia.
 
Meski demikian, Muslimin melanjutkan, masih ada peluang untuk parpol yang belum aman yakni di bawah empat persen untuk lolos ambang batas parlemen. Pasalnya, masih ada 16,2 persen responden yang belum menentukan pilihan dalam catatan survei tersebut.
 
Adapun delapan parpol yang masih di bawah angka empat persen ialah Perindo 2,7%, PAN 2,6%, PSI 1,5%, Hanura 0,6%, PBB 0,4%, Berkarya 0,3%, Garuda 0,2%, serta PKPI 0,1%.
 
"Tentunya masih ada 16,2 persen peluang bagi parpol untuk menambah suara, masih ada peluang bagi partai lain. Tapi apakah sebaran 16,2 (persen) ini akan merata atau ke salah satu parpol," ungkapnya.
 
Survei ini digelar pada 22 Desember 2018-2 Januari 2019 dengan melibatkan 2.000 responden. Metode yang digunakan ialah wawancara tatap muka dengan kuisioner terstruktur. Charta Politika mengklaim margin of errorsebesar 2,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
(Nurjiyanto)
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi