Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

Pidana Pemilu Terbanyak di Sumbar

Pemilu pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 10 Desember 2018 14:22
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut laporan dugaan tindak pidana pemilu paling banyak ditemukan di Sumatra Barat (Sumbar). Total ada 12 laporan dugaan tindak pidana pemilu di Sumbar yang tengah ditangani Bawaslu. 

"Untuk sebaran laporan dugaan tindak pidana pemilu, tertinggi di Sumatera Barat dengan 12 laporan," kata anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo saat Rapat Koordinasi Nasional Pengawas Pemilu di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 10 Desember 2018.

Jambi dan Sulawesi Tengah berada di urutan kedua provinsi yang paling banyak menyumbang laporan dugaan pidana pemilu dengan jumlah 10 laporan. Sulawesi Tenggara menyusul dengan jumlah 9 laporan dan Lampung dan Jawa Timur dengan jumlah 8 laporan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sementara itu, dari 1.247 kasus yang ditangani Bawaslu, 331 di antaranya bersumber dari laporan. Dari 331 laporan tersebut, sebanyak 7 persen atau 90 kasus adalah laporan dugaan pelanggaran pemilu.  Baca: Intoleran Masih Menghantui Indonesia

Dari 1.247 kasus dugaan pelanggaran pemilu itu, pelanggaran administrasi menjadi kasus yang paling banyak ditangani. Presentasi pelanggaran jenis ini sebesar 53 persen atau sebanyak 648 kasus. 

Jawa Timur menjadi daerah yang paling banyak menyumbang kasus pelanggaran administrasi dengan 141 kasus. Sulawesi Utara menyusul dengan 96 kasus, Jawa Tengah 68 kasus, Kalimantan Timur sebanyak 41 kasus, serta Banten sebanyak 37 kasus. 




(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi