Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (tengah). Foto: Tim Ma'ruf Amin.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (tengah). Foto: Tim Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Tawarkan Program Pemberdayaan Umat

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 22 Januari 2019 22:48
Nganjuk: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menawarkan program pemberdayaan ekonomi umat. Sedikitnya ada tiga hal yang ingin dilakukannya untuk mewujudkan gagasan tersebut.
 
Pertama, kata Ma'ruf, dengan cara mendorong kemauan masyarakat untuk terjun dalam wirausahawan. Kemudian, pemerintah akan mengeluarkan regulasi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi umat.
 
"Kemudian mendorong para konglomerat agar mau berkolaborasi dengan masyarakat ekonomi bawah," kata Ma'ruf di Gedung Wisma Koperasi Tunas Artha Mandiri (TAM) Syariah, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa, 22 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ma'ruf menegaskan, program ini tidak akan membenturkan kalangan ekonomi atas dan bawah. Namun, mensinergikan kedua pihak sehingga disparitas semakin mengecil.
 
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini mengatakan pertumbuhan ekonomi belum mengalir deras ke golongan bawah. Menurut menilai yang kaya semakin kuat dan sebaliknya. Disparitas ekonomi di antara masyarakat pun semakin lebar.
 
Mengantisipasi itu, Ketua Dewan Bank Syariah ini mengupayakan agar ekonomi dibangun dari bawah. "Pemberdayaan umat yang paling penting. Apabila ekonomi umat kuat, maka bangsa akan kuat juga," tutur dia.
 
Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengaku sudah menggagas program 'Gus Iwan', singkatan dari Santri Bagus Pintar Ngaji Usahawan. Tujuannya membuat santri untuk melek ekonomi dan menjadi salah satu pemberdayaan umat.
 
"Jadi santri tidak semuanya jadi kiai, tetapi jadi wirausahawan," ujar Ma'ruf.
 
Santri, menurut Ma'ruf, bisa menumbuhkan ekonomi syariah yang selama ini tergolong masih rendah di Indonesia. Banyak masyarakat membutuhkan ruang ekonomi syariah namun masih memiliki akses yang terbatas.
 
"Maka perlu dibangunkan usahawan yang bersyariah. Santri yang membakar ekonomi syariah supaya pangsa pasarnya menjadi luas," pungkas dia.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi