Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli

Kalla Menanggapi Pemberian Kisi-kisi Debat

Pemilu debat capres cawapres
Achmad Zulfikar Fazli • 08 Januari 2019 14:55
Jakarta: Langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kisi-kisi debat kepada calon presiden dan calon wakil presiden dinilai tidak tepat. Sebab, debat digelar untuk mengukur pengetahuan para calon dalam mengambil keputusan.
 
"Nah kalau itu dibuka duluan berarti yang menjawab tim, padahal yang mau diuji yang bersangkutan. Jadi saya sendiri kurang pas untuk melihat itu pertanyaan nanti itu dirapatkan dulu tim, nanti yang pantas jadi wapres tim itu," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.
 
Dia mengaku sudah tiga kali ikut debat. Adanya debat agar masyarakat mengetahui kemampuan dari masing-masing calon yang berkompetisi untuk dipilih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Calon, lanjut dia, seharusnya hanya diberikan tema dari debat tersebut, bukan kisi-kisi. Sehingga calon bisa menjawab sesuai dengan kemampuan aslinya.
 
"Kita sudah tiga kali terjadi begitu, tiba-tiba saja judulnya saja masalah ekonomi, ya kita sendiri harus menjawabnya. Itu yang banyak hal perlu ditanggapi langsung pribadi yang bersangkutan agar rakyat memiliki pilihan yang jelas," kata dia.
 
Baca: Bocoran Kisi-Kisi Debat Capres Detail Jawab Persoalan
 
Dia pun menyerahkan sepenuhnya masalah itu kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu. Namun, secara pribadi, dia menilai materi debat seharusnya tidak dibuka jika memang ingin mengukur kemampuan calon.
 
"KPU kan sudah memutuskan tapi secara pribadi saya pikir jawabannya tidak menandakan jawabannya yang asli," kata dia.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif