Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan--Medcom.id/Husen Miftahudin.
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan--Medcom.id/Husen Miftahudin.

Demokrat: Andi Arief tak Gerus Citra Partai

Pemilu pemilu serentak 2019
Whisnu Mardiansyah • 08 Januari 2019 07:29
Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan meyakini cuitan Andi Arief soal hoaks tujuh kontainer surat suara tak memengaruhi citra partai. Demokrat justru mendukung cuitan Andi Arief itu.
 
"Sama sekali tidak (memengaruhi citra partai), karena itu fungsi partai untuk menjelaskan," kata Hinca di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2019.
 
Semestinya, kata Hinca, cuitan Andi Arief didukung. Dia menilai cuitan Andi sebagai alarm bagi lembaga penyelenggara pemilu agar terus waspada terhadap potensi kecurangan di Pilpres 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Justru kalau ada desas-desus seperti itu semua diam, itu yang masalah, harus ada yang mengingatkan. Kalau istilah saya itu adalah peniup peluit, meniup sirene, agar semua orang aware," jelas Hinca.
 
Hinca beralasan Andi Arief mengklarifikasi kasus ini ke media sosial bukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena Ketua KPU Arief Budiman sudah mengetahui informasi tersebut, jauh sebelum Andi Arief mencuit.
 
"Jadi mencari-cari supaya kita melapor KPU, tugas KPU, tugas Bawaslu adalah mendengar 24 jam, merekam 24 jam apa yang terjadi," pungkasnya.
 
Kabar tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos pada gambar pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin ramai dibahas di sosial media setelah Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief mencuit informasi itu. Andi meminta KPU mengecek kebenaran kabar itu.
 
KPU pun bergerak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 2 Januari 2019, sesaat setelah kabar itu ramai dibahas. Namun, kabar itu terbukti hoaks. Andi pun menghapus cuitan tersebut.
 
Pada Jumat, 4 Januari 2019, polisi menangkap dua penyebar hoaks surat suara itu. Dua pelaku berinisial HY dan LS itu ditangkap di tempat berbeda. HY ditangkap di Bogor dan LS di Balikpapan. HY dan LS telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi