Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Gerindra Bantah Memanfaatkan Reuni 212

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 03 Desember 2018 12:35
Jakarta: Partai Gerindra membantah memanfaatkan reuni 212 untuk kepentingan Pemilu 2019. Kehadiran calon presiden Prabowo Subianto hanya sekadar memenuhi undangan panitia pelaksana.
 
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membantah curi-curi kampanye saat acara reuni 212 kemarin.
 
"Saya kira enggak lah," kata Muzani di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin 3 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Muzani mengatakan aksi 212 bukan satu dua kali terjadi. Acara ini pun bukan milik kelompok politik tertentu. Presiden Jokowi pun sempat hadir di acara ini pada 2016 lalu.
 
"Peristiwa itu kan sudah ada dua tahun sebelumnya. Reuni pun sudah terjadi tahun lalu. Pada peristiwa awalnya kan juga Pak Jokowi datang. Pak Prabowo pada peristiwa 212 malah enggak datang," ujar Muzani.
 
Baca: Reuni 212 Dinilai Ditunggangi Kepentingan Kampanye Prabowo-Sandi
 
Menurut Muzani wajar jika Prabowo memenuhi undangan reuni tersebut.
 
"Ya kemarin kan acara betul-betul acara keagamaan, bukan kampanye. Jadi saya kira Pak Prabowo juga diundang sebagai bagian dari umat. Jadi Pak Prabowo datang," kata Muzani.
 
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Kadir Karding, menilai kegiatan reuni 212 menguntungkan calon Presiden Prabowo Subianto. Ia melihat, gerakan itu bukan lagi berbasis semangat keagamaan, tapi sudah ditunggangi pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pemilihan.
 
"Seperti yang saya duga sejak awal bahwa acara ini tidak lain dan tidak bukan adalah kampanye terselubung yang dilakukan oleh Pak Prabowo," kata Karding di Jakarta.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif