Wakil Presiden RI Jusuf Kalla--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Kalla Enggan Mengomentari Debat Kedua Pilpres

Pemilu debat capres pilpres 2019
Achmad Zulfikar Fazli • 11 Februari 2019 14:58
Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tidak mau mengomentari materi debat kedua Pilpres 2019, yang akan membahas soal infrastruktur. Sebab, dia tak ingin pelaksanaan debat kurang menarik.
 
"Nanti kalau saya bilangin tidak hangat. Tunggu nanti debatnya," ujar Kalla di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.
 
Debat kedua Pilpres 2019 akan diikuti masing-masing calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Pentas adu gagasan itu akan dihelat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Debat kali ini membahas soal energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan infrastuktur.
 
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi lantang mengkritik pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Jokowi. Salah satunya proyek pembangunan Tol Trans Jawa.
 
Baca: Panelis Berkurang Tak Menurunkan Kualitas Pertanyaan Debat
 
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara menilai pembangunan infrastruktur jalan Tol Trans Jawa tidak memberikan efek positif bagi ekonomi rakyat. Pasalnya, tarif tol tersebut terlampau mahal.
 
Suhendra mengatakan mahalnya tarif tol dirasakan para pengusaha logistik. Sehingga, angkutan truk pembawa logistik kini telah berpindah kembali menggunakan jalan nasional.
 
"Tarif tol Trans Jawa bisa mencapai Rp1,5 juta sampai Rp2 juta. Ini tentu membuat para pengusaha logistik menjerit. Mereka sudah lakukan protes kepada pemerintah. Pemerintah melalui kementerian yang berwenang berupaya merevisi besaran tarif. Ini bukti pemerintah mengakui tarif tol trans Jawa kemahalan," kata Suhendra Kamis, 7 Februari 2019.
 
Suhendra menyebut tarif tol di Indonesia termahal di Asia Tenggara. Dia merincikan rata-rata tarif tol di Indonesia berkisar Rp1.300 hingga Rp1.500 per kilo meter. Sedangkan di negara-negara tetangga, seperti Singapura Rp778/km, Malaysia Rp492/km, Thailand dalam kisaran Rp440/km, Vietnam dalam kisaran Rp1.200/km, dan Filipina Rp1.050/km.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif