Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Sopir Pembawa Formulir C1 Boyolali Belum Diperiksa

Pemilu pemilu serentak 2019
Siti Yona Hukmana • 10 Mei 2019 15:18
Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jakarta Pusat belum memeriksa Kardi, sopir pembawa formulir C1 Boyolali, Jawa Tengah. Bawaslu masih perlu menggali informasi.
 
"Nanti itu (pemeriksaan sopir). Kita tahap penelusuran dulu. Nanti akan kita panggil juga," kata anggota Bawaslu Jakarta Pusat Roy Patra Sinaga kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019.
 
Menurut dia, pihaknya tengah menginvestigasi formulir C1 Pemilu 2019 tersebut. Masa waktu investigasi selama 7 hari sejak penangkapan Sabtu, 4 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Investigasi ini melibatkan Bawaslu DKI dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) karena KPU yang dapat menilai itu formulir C1 asli atau palsu," ujar dia.
 
Selagi menunggu hasil investigasi, Kardi tidak ditahan. Bawaslu Jakarta Pusat membebaskan Kardi beraktivitas. "Hasilnya kan belum tahu formulir C1 itu asli atau palsu," imbuh dia.
 
Kepolisian menyita ribuan formulir C1 yang diduga palsu di dalam mobil Daihatsu Sigra warna dark grey metalik dengan nomor polisi A 1835 BH di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Mei 2019 sekitar pukul 10.30 WIB. Barang bukti saat ini berada di Bawaslu Jakarta Pusat.
 
Anggota Bawaslu DKI Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Puadi mengungkapkan penangkapan itu terjadi saat operasi lalu lintas. Polisi memberhentikan sebuah mobil yang dicurigai.
 
"Petugas menemukan dua kotak berisi ribuan form C1 Kabupaten Boyolali," ujar Puadi.
 
Baca: Pedemo Tuding Bawaslu Curang
 
Dari penangkapan itu kepolisian lalu berkoodinasi dengan Bawaslu. "Nah, Bawaslu Jakarta Pusat langsung melaporkan temuan ini ke Bawaslu DKI Jakarta," sebut Puadi.
 
Saat ini temuan itu tengah diinvestigasi. Belum diketahui keaslian C1 yang ditemukan.
 
"Jadi, saat ini belum bisa disimpulkan itu C1 asli atau palsu karena pihak Bawaslu Jakarta Pusat masih melakukan proses investigasi," kata Puadi.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif