KPU Punya Jalan Keluar untuk OSO
Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengambil sikap terkait polemik pencalonan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menjadi calon anggota DPD. KPU tak menutup kemungkinan memasukan kembali OSO dalam daftar calon tetap (DCT).

"Terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), KPU akan jalankan. KPU akan jalankan dengan ketentuan. Jadi, dijalankan dengan sejumlah syarat," kata Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Desember 2018.


Arief belum mau membocorkan secara detail syarat apa yang harus dipenuhi OSO. Namun, menurut dia, syarat yang akan diminta KPU kurang lebih sama dengan isi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 30/PUU-XVI/2018.

"Kan di situ (putusan PTUN) perintahnya masukkan (OSO ke DCT). Ya, KPU jalankan, tapi ada syaratnya sebagaimana diputuskan dalam putusan MK. Kita melaksanakan konstitusi," imbuh Arief.

Putusan MK melarang pengurus partai politik mencalonkan diri sebagai caleg anggota DPD. Arief mengaku opsi yang diambil KPU ini sudah mengakomodasi semua putusan pengadilan, baik putusan MK, Mahkamah agung (MA), maupun PTUN.

Baca:OSO Bantah Melawan Putusan MK

"Kan MA sendiri menyatakan Pasal 60A itu tetap berkekuatan hukum. Tujuan MA kan di situ. Jalankan itu, tapi dia kan memberi syarat soal waktu. Nah, sekarang kan waktu tidak lagi masa pencalonan," ujar dia.

Arief mengatakan detail persyaratan yang harus dipenuhi OSO jika ingin kembali masuk dalam bursa Pemilu 2019 akan dituangkan dalam surat keputusan (SK). Rencananya surat tersebut akan dikirimkan langsung kepada OSO.

"Targetnya minggu ini selesai dikirim ke OSO," jelas dia.



(OGI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id