Sekretaris BPN Prabowo-Sandi, Hanafi Rais.Foto: Theofilus Ifan Sucipto/Medcom.id
Sekretaris BPN Prabowo-Sandi, Hanafi Rais.Foto: Theofilus Ifan Sucipto/Medcom.id

BPN Kembali Laporkan Kecurangan Pemilu

Pemilu pilpres 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 17 Mei 2019 16:03
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali malaporkan dugaan kecurangan pemilu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadi terlapor.
 
"Saya mewakili BPN melaporkan temuan yang dilaporkan pada BPN terkait dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM)," kata Sekretaris BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Hanafi Rais di Gedung Bawaslu, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Mei 2019.
 
BPN menerima banyak laporan kecurangan pemilu di luar negeri seperti Malaysia, Hong Kong, dan Sydney. Hanafi mencontohkan adanya surat suara yang dimasukkan ke dalam tas diplomatik di Malaysia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal, tas diplomatik fungsinya bukan untuk kepentingan politik. Hanafi mengatakan jika hal itu benar, bisa dikategorikan sebagai kejahatan diplomatik. Dia juga mengaku sudah melampirkan bukti-bukti tersebut dalam laporannya ke Bawaslu.
 
Sementara itu, juru bicara hukum BPN Prabowo-Sandi, Sahroni, berharap Bawaslu memproses laporan mereka. Dia ingin agar penyelidikan dugaan kecurangan ini dilakukan secara terbuka dan transparan.
 
"Yang kami laporkan KPU dan paslon 01 (Jokowi-Ma'ruf Amin)," ujarnya.
 
Sahroni menilai mereka melanggar Peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan umum.
 
Selain itu, BPN juga menuding kecurangan juga terjadi di negara lain, khususnya penyalahgunaan surat suara. Ada surat suara terkirim dengan pos tapi jumlah yang kembali tidak sesuai. Bahkan ada surat suara yang sudah tercoblos sebelum sampai ke pemilih. Namun Sahroni enggan membeberkan bukti kecurangan itu.
 
"Detail kecurangannya dilihat nanti saja saat sidang," pungkasnya.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif