Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Istimewa
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Istimewa

Ma'ruf: Industri Berbasis Teknologi Melesat di Era Jokowi

Pemilu maruf amin
M Sholahadhin Azhar • 20 Maret 2019 16:18
Bengkulu: Pembangunan 'Infrastruktur langit' bukan hanya gimik calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin di debat. Palapa Ring telah terbukti mendukung terciptanya industri berbasis teknologi.
 
Hal ini dibeberkan Ma'ruf saat menghadiri acara Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama di Bengkulu, Rabu, 20 Maret 2019. "Bahkan sudah bisa membangun 1000 start up dalam waktu empat tahun. Padahal Iran, untuk 1000 start up itu harus memerlukan 10 tahun," kata dia.
 
Jokowi, kata Ma'ruf, menunjukkan keberpihakan pada wirausahawan muda. Bagaimana perusahaan baru berbasis teknologi (PBBT) atau start up, dikawal untuk berkembang menjadi perusahaan yang efisien melalui infrastruktur langit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa yang sudah berhasil menjadi unicorn di Tanah Air, seperti Bukalapak, Tokopedia, Gojek, dan Traveloka. Ke depan, Ma'ruf menyebut Jokowi dan dia akan memperbesar manfaat ini.
 
"Alhamdulillah kita bersyukur bahwa negara kita sekarang sedang melakukan pembangunan besar-besaran untuk membangun Indonesia maju. Bukan Indonesia bubar, bukan Indonesia punah," tegas Ma'ruf.
 
Lebih lanjut, ia memberi perhatian khusus pada santri-santri yang hadir di acara itu. Ma'ruf meminta agar mereka ikut menyongsong perkembangan teknologi. Sebab Indonesia akan memasuki revolusi industri 4.0.
 
Infrastruktur telah disiapkan, dan pemerintah mendukung penuh. Ma'ruf berharap para santri tak kalah dengan lulusan-lulusan sekolah umum. Sebab dari segi kemampuan, mereka tak berbeda jauh.
 
Baca: Pengamat: Infrastruktur Langit Melambungkan Ma'ruf Amin
 
Ma'ruf menyebut santri berprestasi seperti KH Abdurrahman Wahid yang pernah menjadi presiden. Atau Khofifah Indar Parawansa yang dipercaya menjadi Gubernur Jawa Timur. Maka tak ada alasan bagi santri untuk tak hebat.
 
"Kalian ini santri zaman now, daya santri zaman old. Kalian harus bersiap diri menghadapi 10 years challenge," tandas Ma'ruf.
 
Dialog kebangsaan dihadiri ribuan peserta, Ketua Komunikasi Antar Umat Beragama, Ketua Persatuan Antar Umat Buddha Indonesia, Ketua Persatuan Umat Hindu Dharma Indonesia, Ketua Pengurus Umat Kristen, dan para tokoh agama juga tampak meramaikan acara tersebut.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif