TKN-KIK Menghormati Proses Hukum di Bawaslu
Arsul Sani (Foto:Dok.DPR)
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin menghormati proses hukum yang berjalan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Bawaslu menerima sejumlah laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan paslon 01.

"TKN sepenuhnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Bawaslu," kata Wakil Ketua TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Arsul Sani di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 Oktober 2018. 


Bawaslu RI saat ini tengah menangani laporan dugaan kampanye di luar jadwal yang dilakukan paslon 01 terkait iklan di media masa. Selain itu Bawaslu DKI Jakarta juga tengah memproses laporan dugaan pelanggaran kampanye terkait penempatan alat peraga kampanye videotron yang diduga dipasang tidak sesuai tempatnya.

(Baca: Jokowi-Ma'ruf Diuntungkan dengan Gejolak Dukungan Oposisi)

Persidangan kasus terkait videotron sendiri sudah ditunda empat kali lantaran pihak pelapor bersikeras tim TKN yang hadir mewakili paslon 01 membawa surat kuasa resmi. Menanggapi hal itu, Asrul meminta Bawaslu memaklumi kesibukan calon presiden 01 yang merupakan presiden petahana. 

Arsul juga menilai seharusnya tim TKN yang hadir mewakili paslon 01 tidak perlu surat kuasa lantaran mereka terdaftar secara resmi di Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Mereka bukan orang yang tidak jelas, seharusnya ketika mereka hadir sudah dianggap punya kuasa dari paslon," ujarnya.

Namun begitu, Asrul mengatakan pihaknya tetap bersedia mengurus surat kuasa jika memang hal itu dinilai penting olah Bawaslu. Dia menegaskan TKN berkomitmen menghormati segala proses hukum kepemiluan yang sedang berjalan.

"Oleh karena itu kita minta fleskibilitas, tetapi secara prinsip kami menghormati segala proses hukum kepemiluan di Bawaslu yang memang diberi mandat oleh undang-undang," tegasnya. 



(JMS)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id