Ilustrasi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Maret 2018. Foto: Medcom.id/ Siti Yona Hukmana.
Ilustrasi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Maret 2018. Foto: Medcom.id/ Siti Yona Hukmana.

KPU Bawaslu DKPP Bahas Dugaan Kecurangan Pemilu di Malaysia

Pemilu pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 16 April 2019 02:00
Jakarta: Tiga lembaga penyelenggara pemilu menggelar pertemuan tripartit. Pertemuan membahas kisruh surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia.
 
"Tadi di KPU pertemuan tripartit," kata Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin ketika dikonfirmasi, Senin, 15 April 2019.
 
Pertemuan tripartit dihadiri oleh jajaran Komisioner KPU, Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Setelah menggelar pertemuan tripartit, jajaran Bawaslu melanjutkan menggelar rapat pleno tertutup.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita pleno lengkap berlima. Sedang membahas hasil investigasi," tutur Afif.
 
Selain membahas persoalan Malaysia, Bawaslu juga membahas sejumlah persoalan pelaksanaan pemungutan suara di luar negeri.
 
"Insya Allah besok disampaikan," lanjut Afif.
 
KPU Belum Hitung Surat Suara Tercoblos
 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan pihaknya tak menghitung temuan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, sebagai suara sah. KPU masih menunggu hasil investigasi pihak terkait.
 
"Tidak dihitung, sampai ada hasil investigasi dari Polisi Malaysia Dan rekomendasi Bawaslu mengenai temuan surat suara tercoblos tersebut," kata Komisioner KPU, Ilham Saputra ketika dikonfirmasi, Senin, 15 April 2019.
 
Ilham mengatakan, barang bukti surat suara masih berada di bawah otoritas Kepolisian Malaysia. Namun begitu, Ilham memastikan KPU serius menangani persoalan tersebut.
 
"Kita tetap serius menanggapi kasus ini," ujarnya.
 
Ilham bersama Komisioner KPU Hasyim Asyari dan Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo sudah bertolak ke Selangor, Malaysia, namun tak berhasil melihat suara suara tersebut lantaran barang bukti itu sudah disegel oleh Kepolisian Malaysia.
 
Namun KPU telah meminta keterangan sejumlah pihak, yaitu Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) dan pihak Panitia Pengawas Luar Negeri (Panwaslu LN). Berdasarkan pengakuan mereka, surat suara tercoblos itu sudah ditandatangani pihak KPPSLN.
 
"Namun, apakah benar itu KPPSLN yang resmi atau tidak, kami tak tahu," ujar Ilham.
 
Baca:KPU: Surat Suara Tercoblos di Malaysia Kriminal
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif