Penghitungan Surat Suara Tetap Manual
Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan Pemilu 2019 diselenggarakan dengan sistem manual. Penerapan sistem manual telah diatur dalam Undang-Undang Pemilu.
 
"Pemilu 2019 adalah pemilu manual sebagaimana pemilu sebelumnya. Jadi hasil Pemilu 2019 berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 dihitung dan ditetapkan secara manual," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.
 
Ia membantah Pemilu 2019 akan dilakukan secara elektronik seperti beberapa negara maju. Teknologi yang digunakan KPU saat ini bertujuan mendukung penyampaian informasi kepada publik agar lebih baik.

Baca: Pemilu Serentak 2019 Dianggap Belum Mampu Perkuat Sistem Presidensial


Viryan meminta publik tak perlu khawatir dengan ancaman peretasan terhadap hasil pemilu. Hal itu tak akan berlaku dengan pemilu di Indonesia.
 
"Di negara luar ada yang penghitungan hasilnya berubah karena diretas, tidak demikian untuk Pemilu 2019 di Indonesia," kata dia.
 
Situs KPU sempat diretas usai Pilkada Serentak 2018. Peretasan diduga dilakukan oleh pihak yang tak senang dengan hasil pilkada serentak.
 
Situs infopemilu.go.id tidak dapat diakses sejak Jumat, 29 Juni 2018. Untuk itu, KPU memutuskan menonaktifkan situs tersebut.



(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id