Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

Penghitungan Surat Suara Tetap Manual

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Dheri Agriesta • 06 Desember 2018 13:40
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan Pemilu 2019 diselenggarakan dengan sistem manual. Penerapan sistem manual telah diatur dalam Undang-Undang Pemilu.
 
"Pemilu 2019 adalah pemilu manual sebagaimana pemilu sebelumnya. Jadi hasil Pemilu 2019 berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 dihitung dan ditetapkan secara manual," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.
 
Ia membantah Pemilu 2019 akan dilakukan secara elektronik seperti beberapa negara maju. Teknologi yang digunakan KPU saat ini bertujuan mendukung penyampaian informasi kepada publik agar lebih baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemilu Serentak 2019 Dianggap Belum Mampu Perkuat Sistem Presidensial
 
Viryan meminta publik tak perlu khawatir dengan ancaman peretasan terhadap hasil pemilu. Hal itu tak akan berlaku dengan pemilu di Indonesia.
 
"Di negara luar ada yang penghitungan hasilnya berubah karena diretas, tidak demikian untuk Pemilu 2019 di Indonesia," kata dia.
 
Situs KPU sempat diretas usai Pilkada Serentak 2018. Peretasan diduga dilakukan oleh pihak yang tak senang dengan hasil pilkada serentak.
 
Situs infopemilu.go.id tidak dapat diakses sejak Jumat, 29 Juni 2018. Untuk itu, KPU memutuskan menonaktifkan situs tersebut.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif