Wakil Ketua TKN-KIK Abdul Kadir Karding. MI/Susanto
Wakil Ketua TKN-KIK Abdul Kadir Karding. MI/Susanto

TKN: Penyampaian Visi Misi Cukup Saat Debat

Pemilu debat capres cawapres
M Sholahadhin Azhar • 02 Januari 2019 16:46
Jakarta: Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) tak memusingkan perihal penyampaian visi dan misi. Wakil Ketua TKN-KIK Abdul Kadir Karding mengatakan visi dan misi bisa disampaikan pasangan calon dalam debat.
 
"Akan mengurangi sakralitas dan momentum debat itu sendiri kalau paslon terlalu banyak waktu dan langsung untuk menyampaikan itu," kata Karding saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019.
 
Baca: Saut Situmorang Rekomendasikan Agus Rahardjo jadi Panelis Debat Pilpres

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karding menjelaskan setiap pasangan calon memiliki waktu 12 menit menyampaikan visi dan misi dalam debat. Debat pun dilakukan lima kali, sehingga waktu total dimiliki pasangan calon menyampaikan visi dan misi menjadi satu jam.
 
Waktu itu dinilai cukup memfasilitasi para pasangan calon dalam menyampaikan gagasan. Selain itu, pasangan calon bisa beradu gagasan dan program dalam debat. Hal ini tak bisa dilakukan di luar debat.
 
"Nanti debat itu akan datar-datar saja. Enggak menarik," kata Karding.
 
Baca: PKS: Tak Ada Aturan Harus Menyumbang Dana Kampanye
 
Ia menegaskan pasangan calon tak perlu turun langsung menyampaikan visi dan misi di lapangan. Hal itu cukup disampaikan dalam debat karena seluruh masyarakat bisa melihat acara itu.
 
"Debat ini ditunggu orang banyak, kalau sejak awal sudah terlalu sering muncul dalam topik yang sama, itu akan membuat tidak menarik," tandas Karding.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif