Surat Keberatan ke Bawaslu Diserahkan

Media Indonesia 25 Oktober 2018 07:51 WIB
pilpres 2019
Surat Keberatan ke Bawaslu Diserahkan
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta:Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyerahkan surat keberatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Surat itu terkait persidangan laporan dugaan pelanggaran kampanye videotron Jokowi-Amin.

"Kami ingin menyampaikan surat keberatan, terhadap pemeriksaan adanya laporan yang disampaikan oleh saudara Syahroni, terkait dugaan pelanggaran administrasi tentang videotron," kata Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Amin, Ade Irfan Pulungan, di Kantor Bawaslu, Rabu, 24 Oktober 2018.


Sidang dugaan pelanggaran videotron itu dilaporkan Syahroni ke Bawaslu DKI. Bawaslu DKI beberapa kali memutuskan penundaan persidangan karena tidak adanya surat kuasa dari terlapor, yakni Joko Widodo.

Irfan mengatakan pihaknya merasa dirugikan dalam persidangan laporan yang digelar di Bawaslu DKI. "Proses persidangan sudah berjalan, kami ikuti, tapi kami lihat adanya sebuah ketidakseimbangan, ketidakadilan dalam proses pemeriksaan persidangan tersebut," kata Irfan.

Menurut dia, majelis hakim terlalu mempermasalahkan tata cara persidangan, yaitu surat kuasa. Padahal, dalam persidangan timnya disebut Irfan membawa surat dari tim kampanye. 

Baca:Bawaslu Umumkan Status Ratna Besok

"Padahal, kita melihat tidak ada aturan tentang tata cara beracara dalam pelanggaran administrasi itu. Itu yang kami merasa keberatan. Karena kami di situ, kehadiran kami dalam persidangan itu sudah mendapatkan mandat dari tim kampanye."

Irvan juga keberatan karena tidak diperbolehkan memberikan jawaban secara tertulis. "Kemarin kami ingin menyampaikan secara tertulis jawaban ditolak," tutur dia. (Ins/P-1) 





(OGI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id