Ace Hasan Syadzily--Medcom.id/Surya Perkasa
Ace Hasan Syadzily--Medcom.id/Surya Perkasa

Golkar Berupaya Pangkas Margin Pemilih Terbelah

Pemilu golkar
M Sholahadhin Azhar • 25 Januari 2019 14:49
Jakarta:Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily merespons survei Indikator Politik Indonesia soal keterbelahan pemilih (split-ticket voting)di tubuh partai. Hal ini akan dipakai sebagai bahan evaluasi partai.
 
"Kami akan kejar terus untuk meningkatkan pemilih Partai Golkar ke arah 95 persen bahkan kalau bisa 100 persen," ujar Ace di Jakarta, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Menurutnya, Golkar akan menggenjot keterpilihan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di internal partai. Ada upaya serius dan sistematis yang bakal dilakukan. Meski, ia enggan membeberkan langkah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prinsipnya, Ace menyebutjumlahsuara yang terbelahsaat ini semakin membaik dari posisi sebelumnya. Di Pemilu 2014 hanya ada 17 persen internal Golkar yang mendukung Jokowi. Sebab saat itu arah kebijakan partai mendukung Prabowo Subianto.
 
Seiring waktu, tingkat dukungan internal Golkar ke Jokowi semakin meningkat. Sebab, sejak 2016, Airlangga Hartarto selaku ketua umum Golkar mengeluarkan kebijakan untuk mendukung penuh kinerja Jokowi.
 
Hal ini, kata Ace, berdampak positif pada persentase dukungan. "Konstituen Partai Golkar merangkak naik menjadi 62 persen (mendukung Jokowi). Angka ini sudah mendekati partai-partai yang sejak 2014 lalu mendukung Pak Jokowi," tandas Ace.
 
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan split-ticket voting tertinggi terjadi di Partai Hanura, PPP dan Golkar. Kader di tiga partai penyokong pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin itu rata-rata 30 persennya memilih pasangan Prabowo-Sandiaga.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif