KPU mendatangi percetakan surat suara/Medcom.id/Nur Azizah
KPU mendatangi percetakan surat suara/Medcom.id/Nur Azizah

KPU Bantah Surat Suara Dibikin di China

Pemilu pemilu serentak 2019
Nur Azizah • 20 Januari 2019 20:33
Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra membantah ada surat suara yang dicetak di China. Seluruh surat suara dicetak di Indonesia.
 
"Kami tegaskan tidak ada surat suara yang dicetak di China. Semua di Indonesia," kata Ilham di gedung PT Gramedia, Jakarta Barat, Minggu, 20 Januari 2019.
 
Hari ini, KPU RI mulai mencetak seluruh surat suara untuk Pilpres maupun Pileg 2019. Pencetakan dilakukan serentak di tiga wilayah, Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seluruh komisioner KPU mengunjungi enam perusahaan pemenang tender. Hal itu untuk memastikan kualitas surat suara dan meminimalisasi kesalahan.
 
"Kunjungan ini untuk memastikan kualitas sesuai nilai kontrak kita," ucap dia.
 
Hemat Rp269 Miliar
 
Dari lelang yang dilakukan KPU, ada enam perusahaan yang keluar sebagai pemenang. Perusahaan tersebut yakni PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), PT Balai Pustaka (Jakarta), PT Temprina Media Grafika (Jawa Timur), PT Gramedia (Jakarta), PT Adi Perkasa Makassar (Sulawesi Selatan), dan PT Puri Panca Pujibangun (Jawa Timur).
 
Jumlah surat suara di tiap perusahaan berbeda. Khusus untuk perusahaan PT Aksara Grafika Pratama diharuskan mencetak 68.176.374 lembar surat suara atau sekitar 7,25% dari total surat suara.
 
Sedangkan PT Balai Pustaka mencetak 139.894.529 lembar atau 14,88%, PT Temprina Media Grafika mencetak 255.019.544 lembar atau 27,13%. PT Gramedia mencetak 292.019.984 sekitar 31,07% dan PT Adi Perkasa Makassar mencetak 77.054.270 lembar 8,20%.
 
PT Puri Panca Pujibangun wajib mencetak 107.714.950 lembar atau 11,46%. Jadi total surat suara yang dicetak 939.879.651 lembar. Dari pengadaan surat suara, KPU menghemat sekitar Rp291.378.192.100 atau sekitar 32,57% dari total anggaran sebesar Rp894.720.293.000. Dengan kata lain, KPU hemat Rp269.349.301.525 (30,86%) dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp872.691.402.425.
 
Proses produksi surat suara berlangsung sejak 19 Januari-19 Maret 2019. Sementara itu, distribusi dan serah terima mulai 1 Maret-29 Maret 2019.
 


 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif