KPU Perbaiki DPT di Palu dan Donggala
Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai melakukan perbaikan data pemilih tetap (DPT) di Provinsi Sulawesi Tengah. Perbaikan DPT dilakukan karena banyak warga Palu dan Donggala meninggal akibat bencana gempa dan tsunami.
 
"Pemilih yang sudah diyakini meninggal akan dihapus dari DPT," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018.
 
Viryan mengatakan penghapusan data pemilih korban bencana mengacu pada akta kematian yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan (Disdukcapil) Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri).
 
Dia mengungkapkan, dari sekitar 2 ribu orang yang meninggal, Disdukcapil sudah mengeluarkan sebanyak 1.000 akta kematian. "Bisa dipastikan kurang lebih 1.000 akan dihapus dari daftar pemilih," tuturnya.
 
Sementara 1.000 korban yang belum terbit akta kematiannya, KPU akan mengacu pada surat kematian yang dikeluarkan oleh desa atau kelurahan. Surat itu juga bisa dijadikan rujukan oleh KPU untuk menghapus data pemilih.

Baca: KPU Jamin Hak Pilih Korban Bencana Sulteng


Sementara itu, KPU belum menghapus data pemilih korban bencana yang masih dinyatakan hilang, "Yang dihapus adalah pemilih yang sudah diyakini meninggal," ujarnya.
 
KPU berharap perbaikan data pemilih Sulteng segera selesai dan bisa ditetapkan bersamaan dengan penetapan DPT hasil perbaikan tahap II pada 15 Desember 2018.
 
Berdasarkan data KPU per-tanggal 16 September 2018, KPU Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan DPT pada Pemilu 2019 sebanyak 1.886.810 jiwa, terdiri dari 959.571 pemilih laki-laki, dan 927.239 pemilih perempuan. Jumlah tersebut tersebar di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, termasuk Donggala dan Palu.



(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id