Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.

Ma'ruf: Hati Nurani Menuntun Yusuf Mansur

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Whisnu Mardiansyah • 09 Februari 2019 16:32
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengapresiasi ustaz Yusuf Mansur mau buka mulut soal keislaman Presiden Joko Widodo. Sisi religius Jokowi yang jarang terumbar dinilai perlu diungkap agar publik tak kadung disusupi berita miring keislaman Jokowi.
 
"Saya kira memang akhirnya walaupun tadinya enggak jelas ujung-ujungnya hati nurani menguatkan beliau mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Hati nurani enggak bisa dibohongi mau dukung kami," kata Ma'ruf di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Februari 2019.
 
Kesaksian Yusuf Mansur terhadap Jokowi diungkap Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTV) Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi. Curhat itu diungkapkan Yusuf itu lantaran sudah jenuh dengan fitnah yang berseliweran belakangan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam unggahan TGB soal percakapannya dengan Yusuf Mansur, pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur'an memastikan berbagai macam keburukan tentang Keislaman Presiden Joko Widodo hanya fitnah belaka. Pasalnya, Yusuf tahu banyak soal sejarah Jokowi.
 
Yusuf Mansur mengenal Jokowi sejak 2007. Jokowi disebut sudah rajin puasa sunah Senin/Kamis. Sudjiatmi, ibu kandung Jokowi, setiap malam juga membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Fatihah 100 kali. Kegiatan rutin ini yang dilakukan sejak Jokowi menjadi wali kota Solo, gubenur DKI Jakarta, hingga kini menjadi presiden.
 
Baca: Kesaksian Yusuf Mansur Soal Keislaman Jokowi
 
Sejak lama, Yusuf Mansur ingin mengungkapkan ini ke publik. Namun, terus ditahan Jokowi. Itu lantaran Yusuf Mansur sedang merintis bisnis teknologi finansial Paytren. Jokowi tak ingin bisnis yang dirintis Yusuf Mansur ditinggal umat. Jokowi pula yang menyarankan Yusuf Mansur untuk tak terlibat di Pilpres 2019. Dia meminta Yusuf Mansur fokus membangun ekonomi keumatan.
 
Sementara itu, Yusuf mengajak semua pendukung membicarakan kebaikan Jokowi tanpa menjelekkan rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto. Sebaliknya publik juga diminta menyudahi membicarakan keburukan Jokowi.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif