Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid. Foto: MI/Panca Syurkani
Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid. Foto: MI/Panca Syurkani

Puisi Fadli Zon Diyakini Gerus Simpati Warga NU

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 13 Februari 2019 02:47
Jakarta: Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid menyoal puisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia meyakini puisi itu bakal menggerus simpati Nahdliyin.
 
"Kalau ada ekspresi tokoh manapun kemudian seolah-olah menyerang beliau (Maimoen Zubair) maka ya pasti tidak akan menimbulkan kesan yang simpatik di kalangan NU," kata Yenny di kediaman cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2019.
 
Baca Juga: Puisi Fadli Zon Dinilai Menyudutkan Mbah Moen

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yenny menyayangkan Fadli yang enggan meminta maaf terkait puisinya. Hal itu akan merugikan Fadli, karena puisi dipersepsikan publikmenyinggung ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Maimoen Zubair (Mbah Moen).
 
Baca Juga: Alissa Wahid Geram dengan Puisi Fadli Zon
 
Bagi Yenny, Mbah Moen adalah ulama besar, dan ada adab yang harus dijaga ketika berinteraksi dengan Mbah Moen. Publik bisa menilai bagaimana politisi Gerindra itu bersikap.
 
"Kalau kemudian publik menganggap yang dilakukan adalah tindakan tidak sesuai adab, maka akan ada konsekuensi," tegasnya.
 
Sebelumnya, Fadli Zon membuat puisi berjudul 'Doa yang Ditukar' yang diunggah di akun twitter pribadinya. Dalam puisinya, dia menyindir kata 'Kau' yang mengobral doa hingga makelar doa.
 
Puisi ini dinilai menyudutkan ulama sepuh NU Mbah Moen. Sebab, maksud puisi Fadli Zon dibaca berkaitan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Mbah Moen beberapa waktu lalu.
 
Wakil Ketua DPR itu pun didesak meminta maaf kepada Mbah Moen. Namun, Fadli mengaku ogah meminta maaf dan merasa tak bersalah.
 
"Ya untuk apa saya melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2019.
 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif