Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla.

KPU Kaji Pemaparan Visi Presiden di Televisi

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
Faisal Abdalla • 14 Januari 2019 14:16
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengkaji penayangan visi Presiden Joko Widodo di sejumlah stasiun TV nasional. Sebab, saat ini Jokowi merupakan peserta Pilpres 2019 dan waktu kampanye di media penyiaran belum diperbolehkan.
 
"Kampanye di media massa akan difasilitasi KPU selama 21 hari mulai 24 Maret sampai 13 April 2019," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin, 14 Januari 2019.
 
Meski demikian, Wahyu mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah pemaparan visi Presiden Jokowi yang tayang di sejumlah TV pada Minggu, 13 Januari 2019 termasuk kampanye di luar jadwal atau tidak. Pasalnya tak semua iklan tergolong iklan kampanye.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk mengetahui sebuah iklan tergolong kampanye, KPU menggunakan definisi kampanye sebagai tolok ukur. Kampanye merupakan kegiatan pemaparan visi, misi, dan atau citra diri untuk meyakinkan pemilih.
 
"Kalau itu sesuai definisi kampanye berarti dia kampamye, kalau enggak sesuai ya bukan kampanye," tambahnya.
 
Baca: Moeldoko Sebut Visi-Misi Prabowo-Sandi Hanya Fotokopi
 
Wahyu menambahkan saat ini peserta pemilu dipersilakan berkampanye, namun KPU meminta semua pihak tetap menghormati aturan main yang berlaku.
 
"KPU punya hak dan kewajiban mengatur agar tahapan kampanye berlangsung tertib, berkeadilan dan setara. Untuk itulah iklan Kampanye di media massa, baik cetak maupun elektronik kita atur waktunya," tandasnya.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif