BPN Prabowo-Sandi Laporkan KPU ke DKPP - Medcom.id/Pudja Lestari.
BPN Prabowo-Sandi Laporkan KPU ke DKPP - Medcom.id/Pudja Lestari.

BPN Prabowo-Sandi Laporkan KPU ke DKPP

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
08 Januari 2019 06:03
Jakarta: Tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk Provinsi DKI Jakarta melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). KPU dilaporkan karena membatalkan penyampaian visi misi capres dan cawapres pada Pilpres 2019.

Perwakilan tim hukum BPN Prabowo-Sandi, Yupen Hadi menyebut jika kebijakan itu merugikan pihaknya. Visi misi paslon ialah GBHN (Garis Besar Haluan Negara) untuk Indonesia selama lima tahun ke depan.

Maka, kata dia, pembatalan penyampaian visi misi membuat rakyat kesulitan menentukan pilihan terhadap kedua calon. "Kalau dihilangkan, rakyat tahu dari mana visi misinya, apa bedanya 01 dan 02?" kata Yupen di Bawaslu, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut Yupen, awalnya kedua kubu sepakat dengan adanya penyelenggaraan penyampaian visi misi oleh KPU. Namun, acara itu dibatalkan karena adanya perbedaan pendapat terkait teknis penyampaian visi misi. (Baca: Debat Perdana Pilpres Dibagi Enam Segmen)

Padahal, menurut Yupen, KPU sebagai penyelenggara bisa memaksakan teknis tertentu agar sosialisasi tetap berjalan.

Sebelumnya, penyampaian visi misi calon presiden dan wakil presiden pilpres 2019 dibatalkan karena adanya keinginan yang berbeda antara kedua kubu. KPU memutuskan sosialisasi visi misi dapat dilakukan sendiri oleh paslon tanpa difasilitasi oleh KPU. (Pudja Lestari)


(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi