FSGI: Suara Guru Potensial di Pemilu

Kautsar Widya Prabowo 25 November 2018 17:11 WIB
pemilu serentak 2019
FSGI: Suara Guru Potensial di Pemilu
Konferensi pers FSGI. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Jakarta:Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai guru menjadi suara yang potensial untuk dipolitisasi. Hal ini lantaran mereka dapat memengaruhi suara murid-muridnya.

Ketua Dewan Pengawas FSGI Retno Listyarti menjelaskan jumlah guru kurang lebih 3,2 juta. Namun, jika dilihat secara rinci, guru memiliki suara yang lebih dari angka itu.


"Jadi membidik guru bukan 3,2 juta, tapi puluhan juta, karena selain guru punya keluarga, guru punya murid. Jadi ini sangat potensial, maka tidak heran jika politisi akan terus mengangkat isu guru," kata Retno dalam konferensi pers Guru Dalam Pusaran Politik untuk Mendulang Suara, di Gedung LBH, Jakarta Pusat, Minggu, 25 November 2018.

Menurut dia, guru dapat memengaruhi muridnya secara langsung di sekolah dan secara tidak langsung di media sosial. Hal ini sangat mungkin sekali terjadi jika guru menjadi idola di sekolah.

"Guru-guru yang banyak pengikut, yang menjadi rujukan untuk kritis, ketika memiliki pilihan akan mempengaruhi murid karena yang bahaya ini guru sangat didengar sekali oleh muridnya," tambah dia.

Baca:Koordinasi Anggota Tim Prabowo-Sandi Dinilai Berantakan

Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriawan Salim memberikan solusi agar kondisi-kondisi politik tidak menimpa dunia pendidikan. Salah satunya dengan menggencarkan komunikasi.

"Kalau guru sudah kampanye di kelas, siswa harus berani lapor ke orang tua, dan kepala sekolah. Ini jelas pelanggaran etis, tapi jangan dibawa ke pidana. Kepala sekolah bisa bergerak memberikan sanksi," jelas dia.





(OGI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id