Capres nomor urut 01 dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam Debat Capres Kelima, Sabtu 13 April 2019. (Foto: Media Indonesia).
Capres nomor urut 01 dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam Debat Capres Kelima, Sabtu 13 April 2019. (Foto: Media Indonesia).

Prabowo Salahkan Presiden Terdahulu Terkait Impor Pangan

Pemilu debat capres cawapres debat capres pilpres 2019
Husen Miftahudin • 13 April 2019 21:27
Jakarta: Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyinggung kepemimpinan Joko Widodo yang telah berjalan 4,5 tahun lamanya. Di kepemimpinan Jokowi, pemerintah seakan tak memiliki strategi pembangunan karena membiarkan terjadinya impor pangan.
 
"Niat Pak Jokowi bagus, tapi Pak Jokowi sudah berkuasa 4,5 tahun, kenapa mengizinkan impor, petani hancur, kenapa tidak melakukan industrialisasi dan hanya memfokuskan pembangunan infrastruktur," ujar dalam debat kelima capres-cawapres di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu, 13 April 2019.
 
Prabowo khawatir pembangunan infrastruktur yang digadang-gadang pemerintah malah justru salah arah. "Jangan-jangan infrastruktur malah justru mempermudah barang dari luar masuk ke Indonesia, bukan barang Indonesia ke luar," ketusnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Prabowo enggan menyalahkan Jokowi. Sebab, sebutnya, salah arahnya strategi pembangunan Indonesia juga disumbang oleh presiden-presiden terdahulu. "Ini masalah kesalahan kita sebagai bangsa dan sudah berjalan belasan bahkan puluhan tahun. Tapi kita harus berani mengoreksi diri," tegas Prabowo.
 
Prabowo ingin strategi dan arah pembangunan Indonesia berkaca pada Tiongkok yang berhasil menekan angka kemiskinan secara masif dalam 40 tahun. "Kita harus mencontoh dan belajar dari yang hebat," tuturnya.
 
Di sisi lain, ia menilai perlu ada reorientasi strategi pembangunan. Juga, polisi yang tegas untuk menghentikan aliran uang ke luar negeri serta fokus dalam pembangunan industri di segala bidang alias hilirisasi.
 
"Kita harus berani merencanakan pembangunan industrialisasi. Ciptakan lapangan kerja, lindungi petani kita, lindungi nelayan kita. Itu yang harus kita jalankan," pungkas dia.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif