Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf Usman Kansong. (Foto: Medcom.id/Arga Sumantri)
Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf Usman Kansong. (Foto: Medcom.id/Arga Sumantri)

TKN Dukung Pengusutan Tabloid Indonesia Barokah

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 24 Januari 2019 17:38
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendukung bila ada pihak yang ingin melaporkan tabloid Indonesia Barokah ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini guna membuat terang kasus tersebut.
 
"Kalau mau dilaporkan ke Bawaslu, kita justru dorong biar jelas," kata Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong di Hotel Gran Melia Jakarta Selatan, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Bukan hanya ke Bawaslu, TKN Jokowi-Ma'ruf juga mendukung pengusutan tabloid Indonesia Barokah ke kepolisian. Terlebih, bila konten dalam tabloid itu mengandung ujaran kebencian atau kabar bohong alias hoaks.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita dorong itu untuk diperiksa, diselidiki, dilaporkan. Kalau seperti Obor Rakyat kan, Obor Rakyat itu jelas berita bohong, hoaks, fitnah," ujar politikus NasDem itu.
 
Baca juga: Bawaslu-Dewan Pers Investigasi Tabloid Indonesia Barokah
 
Kendati demikian Usman menilai konten tabloid Indonesia Barokah perlu diteliti lebih dulu untuk mengidentifikasi apakah di dalamnya berupa kampanye negatif atau justru kampanye hitam. Andai tabloid itu bermuatan kampanye negatif, tidak ada aturan yang dilanggar.
 
"Kampanye negatifitu masih boleh sepanjang dia menyampaiakan fakta. Yang enggak boleh kan kampanye hitam," ujarnya.
 
Usman menegaskan, TKN Jokowi-Ma'ruf tak mengetahui soal beredarnya tabloid itu. Kubu petahana juga tengah menelisik oknum yang membuat dan menyebarkannya di masjid-masjid.
 
"Sampai sekarang ini kita tidak tahu siapa yang menerbitkannya, tapi yang jelas bukan kita," ungkap Usman.
 
Seperti diketahui, beredar Tabloid Indonesia Barokah dengan konten yang diduga memojokkan dan berisi kampanye hitam terhadap salah satu calon presiden. Tabloid ini ditemui di sejumlah masjid dan pondok pesantren di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
 

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif