Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ilustrasi: Medcom.id/Ahmad Mustaqim.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ilustrasi: Medcom.id/Ahmad Mustaqim.

Penghitungan Sementara KPU Perkuat Prediksi Hitung Cepat

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 29 April 2019 12:02
Jakarta: PDI Perjuangan (PDIP) menilai hasil rekapitulasi manual Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berlangsung terus membawa angin segar bagi kemenangan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Penghitungan sementara KPU sejauh ini selaras dengan hasil hitung cepat lembaga survei.
 
"Proses rekapitulasi manual secara berjenjang, semakin memastikan kemenangan paslon (pasangan calon) Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Sekali lagi terbukti bahwa QC (quick count) tidak pernah meleset," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Menurut dia, sistem hitung cepat lembaga survei sejatinya sudah terbukti akurat. Pasalnya, seluruh data diambil berdasarkan dokumen otentik C1 plano.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hasilnya, kemenangan rakyat semakin mengukuhkan kepemimpinan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dengan selisih suara diperkirakan lebih dari 18,5 juta suara," ujar dia.
 
Menurut Hasto, hasil pemilihan umum (pemilu) serentak ini menunjukkan peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia. Hasto menegaskan pihaknya terus membangun optimisme hadirnya pemerintahan dengan koalisi yang dibangun matang jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.
 
"Pemerintahan kedua Pak Jokowi tidak hanya makin efektif dan solid. Konfigurasi politik pun semakin matang," ujar dia.
 
Baca: Jokowi Pimpin Separuh Babak Situng KPU
 
Data dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik KPU sudah mencapai 50 persen. Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih memimpin perolehan suara sementara.
 
Dilansir situs resmi pemilu2019.kpu.go.id, perolehan suara suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 43.012.395 suara atau 56,22 persen dukungan pemilih. Sementara itu, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno baru meraih 33.493.696 suara atau sekitar 43,78 persen dukungan.
 
Selisih suara kedua pasangan calon (paslon) mencapai 9.518.699 suara atau 12.44 persen. Sejauh ini, Jokowi masih menguasai Pulau Jawa dan Kalimantan. Pasangan petahana mengamankan posisi kemenangan di DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
 
Sementara itu, pasangan penantang Prabowo-Sandiaga sejauh ini berhasil menguasai hampir seluruh wilayah di Pulau Sumatra. Keduanya memimpin di Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, dan Bengkulu.

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif