Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Terlalu Dini untuk Klaim Kemenangan

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Media Indonesia • 29 April 2019 08:07
Jakarta: Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menilai masih terlalu dini untuk mengeklaim kemenangan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pasalnya, perubahan hasil penghitungan suara masih mungkin terjadi.
 
"Jadi jangan dulu klaim kemenangan, kawal terus proses yang masih berjalan di tingkat kecamatan saat ini. Agar kalau ada kecurangan lebih mudah diprosesnya," kata kata Hadar seperti diberitakan Media Indonesia, Senin, 29 April 2019.
 
Berdasarkan hasil Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) Pilpres KPU per Minggu, 28 April 2018, pukul 18.30 WIB, sebanyak 47,55 persen data suara sudah masuk. Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasangan nomor urut 01 Jokowi-Amin mendominasi dengan 56.32 persen dukungan pemilih atau 40.914.399 suara. Sementara itu, pasangan nomor urut 02 meraup 43.68 persen dukungan atau 31.729.434 suara.
 
Dari pantauan Media Indonesia pada laman pemilu2019.kpu.go.id, Jokowi-Amin unggul di 21 provinsi ditambah luar negeri. Jawa Tengah menjadi lumbung suara Jokowi-Ma'ruf. Di sisi lain, Prabowo-Sandi unggul di 13 provinsi di Indonesia.
 
Hadar mengingatkan metode penghitungan manual yang dilakukan KPU dilakukan tidak mematok pada perwakilan wilayah. Masyarakat pun diminta untuk bersabar menunggu proses penghitungan benar-benar rampung.
 
Baca: Hasil Akhir Hitung Cepat Charta Politika Jokowi Menang
 
"Karena di metode KPU itu mana data yang masuk ya itu yang digunakan untuk ke data mereka. Tidak menggunakan metode perwakilan provinsi atau wilayah gitu," ujar dia.
 
Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadil Ramadhani, menyebut perubahan persentase suara sangat tergantung sebaran wilayah yang tersisa dan belum masuk dalam data perhitungan KPU. "Karena ada beberapa daerah yang pemilih padat, ada yang jarang. Itu akan berpengaruh terhadap signifikan atau tidaknya hasil penghitungan," ujar dia.

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif