Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Irma Suryani Chaniago--MI/SUSANTO
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Irma Suryani Chaniago--MI/SUSANTO

Isu Akun Diretas Diduga Playing Victim

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Arga sumantri • 16 April 2019 09:26
Jakarta: Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diduga sedang memainkan playing victim lewat isu peretasan akun anggotanya. Pola itu diyakini gua meraih simpati pemilih.
 
Menurut Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Irma Suryani, tidak menutup kemungkinan pemilik akun sendiri yang mengunggah konten-konten negatif. "Soalnya platform media sosial seperti Twitter, FB (Facebook), maupun Whatsapp kan sudah menggunakan pengamanan berlapis," kata Irma di Jakarta, Selasa, 16 April 2019.
 
Politikus NasDem itu menduga aksi peretasan itu bisa juga terjadi akibat kelalaian pengguna media sosial itu sendiri. Sebab, akun yang banyak diretas milik anggota tim pemenangan Prabowo-Sandi yang merupakan influencers.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Boleh jadi kata dia, peretasan dilakukan warganet yang membencinya (haters). Irma menilai seharusnya pihak-pihak tersebut lebih waspada terhadap keamanan siber.
 
"Karena platform medsos telah menggunakan pengamanan berlapis, pilihannya hanya dua. Pertama lalai atas akun sendiri, kedua yaitu sengaja playing victim," ujarnya.
 
Baca: BPN Diminta Tak Asal Menuding soal Peretasan Akun Ferdinand
 
Sebelumnya, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria menuding pemerintah sebagai biang keladi peretasan akun-akun media sosial pendukung jagoannya. Sejumlah akun anggota BPN Prabowo-Sandi diretas, misalnya, milik Said Didu.
 
Menurut Riza, akun media sosial pesohor pendukung Prabowo-Sandi lainnya seperti Haikal Hasan dan Ferdinand Hutahaean, juga diretas. Riza bilang tidak lain hal itu ulah pemerintah.
 
"Siapa yang bisa melakukan ini tentu orang yang punya kekuasaan, teknologi, anggaran dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan sisa waktu ini tidak terjadi lagi," kata Riza.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif