Wakil Presiden/Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla. Foto: MI/M Taufan SP Bustan.
Wakil Presiden/Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla. Foto: MI/M Taufan SP Bustan.

JK: Pilpres 2019 tak Seperti Zaman Orde Baru

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Amaluddin • 28 Oktober 2018 04:45
Surabaya: Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla (JK) menyatakan gelaran Pilpres 2019 tak seperti demokrasi zaman orde baru. Di era demokrasi saat ini, para relawan dan tim pemenangan harus bekerja keras untuk memenangkan calon pasangan yang diusung.

"Demokrasi sesuai dengan langkah-langkah dari masa ke masa. Namun pada hari ini kita menganut demokrasi yang lebih terbuka," kata JK dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) di Hotel Empire Place, Surabaya, Sabtu, 27 Oktober 2018.  

Menurutnya, demokrasi di masa kini harus bisa berjalan baik dan adil. "Artinya, dibutuhkan kerja yang keras untuk memenangkan calon yang menurut kita telah dipilih bersama," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



JK bilang, demokrasi merupakan sistem yang penting. Meski demokrasi bukan sistem yang terbaik, namun demokrasi memiliki kekurangan yang lebih sedikit dibandingkan bentuk pemerintahan lainnya. "Sekarang ini berbeda dengan orde baru, dimana sudah tahu pemenangnya meski pemilu belum dimulai. Kalau sekarang ini kita jalankan demokrasi yang baik dan betul. Nanti setelah hasil dihitung, kita bisa tahu siapa pemenangnya," kata JK.

Baca juga: TKN Harus Berkaca dari Survei Trump dan Brexit

Oleh karena itu, JK berpesan agar para relawan dan tim pemenangan bekerja keras untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf. "Sehingga Jokowi dan Ma'ruf Amin terpilih untuk memimpin bangsa ini untuk lima tahun mendatang," ujarnya.

Pasangan capres/cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin membuka acara Rakernas TKN-KIK pagi tadi. Selain JK, acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua TKN Erick Thohir, Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto, dan partai politik (parpol) koalisi.

Sedikitnya 1.100 undangan yang terdiri dari berbagai elemen tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf se-Indonesia hadir pada acara tersebut. Seperti perwakilan dari tim kampanye daerah di seluruh Indonesia serta para relawan.


(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi