Hanura Diprediksi tak Lolos ke Senayan
Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby (kanan). Foto Medcom.id Arga Sumantri.
Jakarta: Partai Hanura diprediksi gagal di Pemilu 2019 dan tak lolos ke parlemen. Lembaga riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mendapati elektabilitas Hanura di 10 provinsi terbesar selalu di bawah 1 persen.
 
"Suara Hanura dari provinsi-provinsi yang kita survei, konsisten di bawah angka 1 persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby saat merilis hasil survei di kantornya, Jakarta Timur, Jumat, 2 November 2018.
 
10 provinsi yang disurvei LSI yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan. Pemilihan provinsi ini diukur berdasarkan populasi penduduk atau pemilih yang terbesar di Tanah Air.
 
Adjie merinci, elektabilitas Hanura di Jawa Barat 0,0 persen, Jawa Timur 0,2 persen, Jawa Tengah 0,0 persen, dan Sumatera Utara 0,3 persen. Suara Hanura versi LSI di Banten hanya 0,5 persen, DKI Jakarta 0,8 persen,  Sulawesi Selatan 0,8 persen, Lampung 0,3 persen,  Sumatera Selatan 0,5 persen, dan Riau 0,5 persen.
 
"Survei ini memang tidak bisa menerka sekaligus membaca kekuatan perolehan suara partai secara nasional," ujarnya.

Baca: PKS: Survei LSI Denny JA tak Akurat


Selain Hanura, partai peserta Pemilu 2019 lainnya yang konsisten di bawah angka 1 persen yakni, PBB, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PKPI, Berkarya, dan Garuda. Sementara Perindo, mendapat angka di atas 1 persen pada beberapa provinsi yang disurvei.
 
Survei ini dilakukan di 10 provinsi terbesar berdasarkan populasi penduduk atau pemilih. Jumlah responden 600 orang per provinsi, dengan total responden 6 ribu orang. Survei dilakukan pada 4-14 Oktober dengan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka.
 
Margin of error survei ini sekitar 4,1 persen. Survei juga dilengkapi dengan focus group discussion, analisis media, dan indepth interview. Survei diklaim dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.





(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id