Indonesia Harus Prihatin Australia Pindahkan Kedubes ke Jerusalem

24 November 2018 17:06 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Indonesia Harus Prihatin Australia Pindahkan Kedubes ke Jerusalem
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta:Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra tidak ambil pusing terkait pernyataan Prabowo Subianto yang tidak mempermasalahkan kepindahaan kedutaan Australia di Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem. Masyarakat yang nantinya akan menilai hal itu.

Yusril menuturkan, sikap Indonesia yang mendukung kedaulatan Palestina merupakan hal yang telah ditegaskan sejak masa awal-awal kemerdekaan hingga saat ini. Oleh karena itu, rencana pemindahan kedubes Australia tersebut menjadi sebuah keprihatinan karena tidak memahami perasaan Indonesia sebagai negara tetangga yang menentang keras pendudukan Israel atas Palestina.


"Kalau sikap itu saya tidak mau komentari. Nanti saya mencapuri kedaulatan Pak Prabowo. Dia mau ngomong, ya itu terserah dia (Prabowo) kan rakyat yang menilai," ujar Yusril seperti dilansir Media Indonesia, Sabtu, 24 November 2018.

Yusril yang juga pernah menjadi pengurus Muhammadiyah menuturkan, sikap yang diambil Australia tersebut seharusnya dapat menghormati mayoritas penduduk Indonesia khususnya kaum muslim yang menentang pendudukan Palestina. Bentuk dukungan tersebut juga dapat dilihat dari adanya bantuan penggunaan gedung kantor kedutaan besar Palestina di Indonesia.

Baca: Ucapan Prabowo Merusak Hubungan Indonesia Palestina

Sebelumnya, Prabowo mengatakan Indonesia harus menghormati keputusan Australia yang ingin memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv Ke Yerusalem. Prabowo menilai Australia memiliki hak memutuskan kehendaknya sebagai negara merdeka yang berdaulat.
 
"Aussie merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus hargai keputusan mereka," kata Prabowo saat menghadiri Indonesia Economic Forum di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu, 21 November 2018.



(DMR)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id