Jubir PSI Dara Adinda Nasution (kiri pembaca)/MI/Adam Dwi
Jubir PSI Dara Adinda Nasution (kiri pembaca)/MI/Adam Dwi

PSI Tak Terima Disebut Bikin Gaduh

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 06 Januari 2019 14:25
Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak terima dituding membuat gaduh. Tudingan itu muncul dari politikus Golkar Roem Kono setelah PSI menganugerahi 'Kebohongan Award' untuk beberapa anggota timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Mestinya Golkar menghargai independensi masing-masing anggota koalisi. Jangan saling menegasikan keberadaan satu sama lain," tegas juru bicara PSI Dara Adinda Nasution di Jakarta, Minggu, 6 Januari 2019.
 
Baca: MKGR Tak Setuju Kebohongan Award PSI

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dara menyesalkan sikap Roem Kono karena PSI tak pernah sekali pun menuding Golkar pembuat gaduh meski petingginya tersangkut kasus korupsi. Padahal, mereka jelas melaggar hukum dan menunjukkan buruknya politik di Indonesia.
 
"Kami menganggap kasus itu sebagai kasus hukum yang harus dijalankan dalam konteks negara hukum," beber Dara.
 
'Kebohongan Award', jelas Dara, merupakan upaya mengembalkikan marwah demokrasi. Penghargaan tersebut juga merupakan bentuk tanggung jawab PSI mengedukasi publik.
 
Baca: Prabowo, Sandi, dan Andi Arief Dapat Piala Kebohongan
 
PSI tak mau masyarakat pada akhirnya menganggap hoaks sebagai kebenaran. Roem Kono harusnya benar-benar melihat kampanye kreatif gagasan PSI.
 
"Jangan karena kaget dengan bentuk kampanye baru, lalu melabelinya sebagai kegaduhan," tegas Dara.
 
Roem Kono menolak model kampanye PSI. Menurut dia, PSI cenderung menjatuhkan lawan, bukan mencerdaskan masyarakat.
 
"Jangan seolah-olah bangsa ini seperti permainan gitu ya seperti permainan ping pong pukul sana pukul sini ya," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif