Jubir TKN Ace Hasan Syadzily/Medcom.id/Ilham Pratama
Jubir TKN Ace Hasan Syadzily/Medcom.id/Ilham Pratama

TKN: Koalisi Penting untuk Mengawal Janji Pemerintah

Pemilu pilpres 2019
Whisnu Mardiansyah • 10 Juni 2019 10:58
Jakarta: Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily tak sepakat usulan pembubaran koalisi partai politik pascapilpres 2019. Koalisi penting untuk mengawal jalannya pemerintahan selama lima tahun ke depan.
 
"Tujuan koalisi ini yang paling utama adalah mengawal dan mendukung Pemerintahan Jokowi-Kyai Ma’ruf agar efektif dalam mencapai target-target nawacita jilid kedua," kata Ace kepada wartawan di Jakarta, Senin, 10 Juni 2019.
 
Pembentukan koalisi yang permanen untuk memastikan semua janji-janji kampanye pasangan calon presiden dan wakilnya yang terpilih terealisasi. Koalisi bukan berarti mewakili polarisasi dukungan politik akar rumput masyarakat di bawah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Koalisi ini memiliki kewajiban untuk memastikan agar janji-janji kampanye Jokowi-Ma’ruf dapat terwujud melalui dukungannya di parlemen," kata Ace.
 
Ace menambahkan Partai Demokrat tak seharusnya anti terhadap koalisi. Bahkan di era pemerintahan Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) koalisi dipermanenkan dengan nama Sekretariat Gabungan (Setgab).
 
"Koalisi pendukung Presiden SBY tidak dibubarkan, bahkan terinstitusionalisasi dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) yang terdiri atas partai politik pendukung SBY dalam Pilpres 2009 yang lalu plus Partai Golkar waktu itu," ujar Ace.
 
Baca Juga:Demokrat Usul Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi
 
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik menyarankan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membubarkan koalisi mereka. Langkah itu dinilai bisa mencegah benturan di masyarakat.
 
"Pak @prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK (Mahkamah Konstitusi) adalah gugatan pasangan capres. Tak melibatkan peran partai. Saya usul, Anda segera bubarkan koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir. Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung," tulis Rachland melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik, Minggu, 9 Juni 2019.
 
Rachland kembali mencuit. Ia menyarankan capres petahana Jokowi melakukan hal serupa. Ia menilai langkah itu bakal mengurai ketegangan di akar rumput.
 
"Anjuran yang sama, bubarkan Koalisi, juga saya sampaikan pada Pak @jokowi. Mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput. Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa," ujar Rachland.
 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif