Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. MI/Susanto.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. MI/Susanto.

Ma'ruf Berdoa Tak Ada Gerakan People Power

Pemilu pilpres 2019
Arga sumantri • 17 Mei 2019 19:16
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berharap tidak ada gerakan people power saat pengumuman resmi hasil pemilu pada 22 Mei 2019. Hal ini semata demi menjaga keutuhan bangsa.
 
"Saya harap tidak terjadi itu (people power). Kenapa? Menjaga negara kita demi keutuhan bangsa, keamanan, ketenteraman," kata Ma'ruf usai berbuka puasa bersama di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Mei 2019.
 
Baca: Rekap 27 Provinsi: Jokowi dan PDIP Masih Mendominasi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ma'ruf mengatakan kepentingan negara harus diutamakan. Sementara Pemilu, kata dia, hanya kepentingan sesaat.
 
"Kita harus berpikir bahwa menjaga negara mengutamakan negara dan bangsa harus lebih kita utamakan daripada kepentingan-kepentinhan kelompok dan kepentingan sesaat," ungkapnya.
 
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu pun mengimbau para elite menahan diri dan tidak memprovokasi. Semua pihak diminta mengikuti aturan hukum yang berlaku.
 
"Kepada para tokoh, tokoh agama, maupun negarawan, kita ajak supaya kita bersama-sama mengawal ini dan meredam supaya tidak terjadi gejolak di masyarakat," ujarnya.
 
Ma'ruf berharap proses pemilu berlangsung kondusif dan berjalan baik. Semua tahapan pemilu sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Ia meminta seluruh pihak menempuh mekanisme hukum jika menemukan dugaan kecurangan.
 
Baca:People Powerkarena Kalah Pemilu Dianggap Lelucon
 
"Jadi yang sesuai jalur saja, jadi berjalan di atas rel. Agar tidak terjadi disharmoni, berjalan sesuai aturan yang sudah disepakati dan harus diterima semuanya," pungkas Ma'ruf.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif