Janji Prabowo Menghentikan Impor Diragukan
Ketua Umum PPP Romahurmuziy (tengah). Medcom.id/Arga Sumantri.
Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy meragukan janji Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang ingin menghentikan impor. Janji itu dinilai sulit direalisasikan.

"Jadi kalau kita tidak ada impor kita tidak akan bisa ekspor," kata Rommy di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, 5 November 2018.


Rommy mengatakan tak ada satu pun negara di dunia yang bebas dari impor. Jika impor tersebut disetop, kata Rommy, Indonesia hanya bisa mengekspor bahan mentah karena bahan baku penunjang tak dimiliki. Lagipula, lanjut dia, Indonesia selama ini hanya melakukan impor bahan baku penunjang.

"Saya kira sebaiknya kita menyampaikan janji itu yang realistis, terukur, dan bisa dibuktikan," tegas Rommy.

Bagi Rommy, janji Prabowo mustahil terealisasi. Ia pun menuding janji Prabowo itu sebagai kebohongan yang hanya ingin membodohkan masyarakat. Ia semakin yakin ini bagian strategi kampanye Prabowo yang mengadopsi siasat Donald Trump.

"Itu semakin mengukuhkan keyakinan kami bahwa memang itu diadopsi dari strategi Trump (Presiden Amerika Serikat Donald Trump), karena yang disampaikan Trump juga kebohongan nyata," ungkapnya.

Prabowo Subianto berjanji tak akan melakukan impor di sektor pangan dan energi. Ketua Umum Partai Gerindra itu berjanji membuat masyarakat Indonesia bediri di kaki sendiri. Ia juga berjanji mewujudkan swasembada pangan dan energi.



(AGA)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id