Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Pendukung Paslon Saat Debat Dibatasi

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
Faisal Abdalla • 14 Januari 2019 12:59
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatasi jumlah pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden saat debat perdana Pilpres 2019. Masing-masing paslon diberi jatah 100 undangan.

"Jadi total ada 500 undangan dengan ketentuan 100 orang untuk tim 01, 100 orang tim 02, berarti kedua tim diberi jatah 200 undangn. 300 sisanya undangan KPU," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin, 14 Januari 2019.

Baca: Mantan Presiden, Tokoh Bangsa Diundang Hadiri Debat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Wahyu mengatakan 300 undangan milik KPU akan diberikan kepada tokoh masyarakat yang relevan dengan tema debat, yaitu hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. KPU juga turut mengundang para mantan presiden dan wakil presiden. "Pak Jusuf Kalla juga, beliau kan wakil presiden, tentu kami undang," imbuhnya. KPU juga menyiapkan layar besar untuk pendukung paslon yang tidak bisa masuk arena debat. Namun, masing-masing pendukung dipisahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dipisah. Nanti ada mekanisme bahwa masing-masing pendukung nonton bareng dipisah untuk menghindari hal-hal tak diinginkan," tukasnya.

Debat perdana pilpres akan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari 2019.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi