Partisipasi Perempuan jadi Penentu Hasil Pilpres 2019

29 Oktober 2018 22:26 WIB
pilpres 2019
Partisipasi Perempuan jadi Penentu Hasil Pilpres 2019
Wasekjen DPP PKB Ahmad Iman (tengah) & Politikus Demokrat Melani Leimena Suharli dalam acara 'Seminar Politik: Perspektif Politik Kaum Perempuan dalam Memilih Pemimpin Ideal', di Kantor PBNU Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018. Foto: Dok/Istimewa
Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Ahmad Iman menilai, partisipasi perempuan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang berpengaruh pada hasil akhir.

Pasalnya, dalam daftar pemilih tetap (DPT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) jumlah perempuan 120 ribu lebih banyak dibanding laki-laki.


"Perempuan jadi penentu hasil pilpres. Makanya tidak heran siapapun yang berhasil merebut hati perempuan, dia yang jadi presiden," kata Ahmad Iman dalam acara 'Seminar Politik: Perspektif Politik Kaum Perempuan dalam Memilih Pemimpin Ideal', di Kantor PBNU Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018.

Menurut Calon Legislatif PKB Dapil II Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri ini, pemilih perempuan juga dikenal loyal dengan pilihannya. Namun hal ini berlaku kebalikan bagi pemilih laki-laki.

"Pemilih perempuan dikenal lebih loyal, ini menurut survei. Pemilih laki-laki lebih tidak loyal, bisa main mata, dan dua kaki. Karena itu pada pilpres kali ini, isu pilpres selalu larinya ke perempuan," ujar Iman.

Sebagai contohnya, lanjut Iman, dalam beberapa bulan terakhir sejumlah isu yang mencuat ke permukaan selalu dikaitkan dengan perempuan. Mulai dari perbandingan harga ayam goreng di Jakarta dan Singapura, hingga sebutan tempe setipis kartu ATM.

"Itu kan substansinya menjadikan isu domestik soal ekonomi, menjadi persoalan yang sangat personal," jelas politikus kelahiran Jembrana, Bali ini.

Seperti diketahui, KPU telah merekapitulasi DPT untuk Pemilu 2019. Dari total 187.781.884 pemilih, jumlah pemilih perempuan sekitar 126 ribu dibanding laki-laki.



(MBM)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id