Hanura Kenyang Diprediksi Tak Lolos ke Senayan
Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah--MI/Dwi Apriani
Jakarta:Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir tak ambil pusing terkait rilis sejumlah lembaga survei yang memprediksi partainya tak lolos ambang batas parlemen di Pemilu Anggota Legislatif (Pileg) 2019. Menurut Inas, Hanura sudah kenyang disurvei tak lolos ke Senayan.

Inas mengatakan, saat Pileg 2009 dan 2014, Hanura juga pernah diprediksi tak lolos ambang batas parlemen oleh lembaga survei. Namun, kata dia, Hanura nyatanya tetap bisa menempatkan wakilnya di parlemen.


"Kita sudah terbiasa menghadapi buruknya hasil survei dari berbagai lembaga survei," kata Inas kepada Medcom.id, Senin, 26 November 2018.

Di Pileg 2019, Hanura kembali diprediksi lembaga survei tak lolos ke Senayan. Elektabilitas Hanura masih di bawah ambang batas parlemen sebesar empat persen.

"Tidak akan mengurangi kinerja dan kerja keras caleg Hanura dari pusat hingga daerah," ucap dia.

Baca: Survei: 7 Partai Terancam tak Lolos Ambang Batas Parlemen

Menurut Inas, hasil survei tak bisa jadi pegangan penuh. Sebab, lembaga survei hanya melakukan riset soal partai secara umum. Lembaga survei, kata dia, tidak melakukan riset terhadap potensi caleg dan kader masing-masing partai.

"Hanura masih mengandalkan ketokohan masing-masing calegnya untuk meraup suara di dapil, sehingga luput dari perhitungan lembaga-lembaga survei," bebernya.

Lembaga riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyigi elektabilitas Hanura di 10 provinsi terbesar selalu di bawah satu persen.

"Suara Hanura dari provinsi-provinsi yang kita survei, konsisten di bawah angka satu persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby saat merilis hasil survei di kantornya, Jakarta Timur, Jumat, 2 November 2018.



(YDH)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id