Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz (kiri) bersama Pramono Ubaid Tanthowi (tengah) dan Wahyu Setiawan membacakan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua pada rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke- 2 (DPTHP-2) d
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz (kiri) bersama Pramono Ubaid Tanthowi (tengah) dan Wahyu Setiawan membacakan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua pada rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke- 2 (DPTHP-2) d

KPU Minta Tim Pemenangan Kandidat Tak Saling Menyudutkan

Pemilu pilpres 2019
08 Januari 2019 12:33
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta seluruh tim pemenangan kandidat calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2019 tidak saling menyudutkan. Hal ini terkait kesepakatan KPU dan kedua tim pemenangan atas keputusan kisi-kisi pertanyaan pada debat kandidat.
 
"Saya enggak nyaman di antara masing-masing anggota juru bicara tim pemenangan saling menyudutkan di media massa. Menurut saya ini enggak elok," ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid melalui sambungan telepon dalam Metro Pagi Primetime, Selasa, 8 Januari 2019.
 
Pramono mengatakan pembocoran pertanyaan untuk debat telah disepakati oleh kedua tim pemenangan termasuk elite politik di dalamnya. Semestinya, kata dia, setiap pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan bertanggung jawab memberi penjelasan kepada koalisi dan pendukung masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia sikap saling menyudutkan terjadi lantaran dibiarkan. Tim pemenangan yang ikut dalam pengambilan keputusan tidak menjalankan apa yang telah disepakati alih-alih membebankan kepada KPU untuk menjelaskan ke publik soal kebijakan pemberian kisi-kisi pertanyaan debat.
 
"Padahal ini kesepakatan bersama yang harus dipikul bersama. Saya bersyukur dalam forum rapat kemarin (Senin, 7 Januari 2019) semua menyepakati dan mudah-mudahan dijunjung baik oleh KPU, tim pemenangan 01 (Jokowi-Ma'ruf) dan 02 (Prabowo-Sandi) untuk menjelaskan ke publik bagaimana kesepakatan itu," jelasnya.
 
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memberikan kisi-kisi pertanyaan pada perserta debat capres-cawapres sebelum debat capres-cawapres dimulai. Daftar kisi-kisi pertanyaan itu rencananya akan diberikan kurang lebih satu minggu sebelum debat capres-cawapres 17 Januari dimulai.
 

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi